Investor Jadi Rujukan Arah Pembangunan Kabupaten Bekasi

Jumat, 05 Des 2025, 03:40 WIB

BEKASI - Arah pembangunan Bekasi mengikuti kebutuhan investor melalui kegiatan forum investasi dan tata ruang. Di sini melibatkan sejumlah instansi terkait, pengembang, dan investor.

Kegiatan ini atas inisiasi Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi. Kegiatan dihadiri sejumlah perangkat daerah, pengelola kawasan industri, dan asosiasi pengembang perumahan. Ada juga jajaran Kementan, Kemenperin, Kementerian ATR/BPN serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

“Forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan para pengembang dan investor dalam rangka menyelaraskan arah pembangunan dengan regulasi tata ruang,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, Kamis.

Endin menjelaskan, forum ini merupakan upaya Pemkab Bekasi untuk memastikan harmonisasi kebijakan tata ruang dengan dinamika serta kebutuhan investasi.

Menurutnya, Kabupaten Bekasi sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional harus mampu menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan dengan perlindungan ruang-ruang strategis yang telah ditetapkan.

“Dengan berdiskusi langsung, kita bisa memahami kebutuhan di lapangan. Selain itu, juga menyampaikan arah kebijakan pemerintah, termasuk terkait pengamanan lahan pertanian,” katanya.

Endin menegaskan, pemerintah daerah terus mendukung kebijakan strategis nasional dengan meminimalkan pelanggaran aturan tata ruang. Setiap bentuk pemanfaatan ruang, termasuk untuk kawasan industri, perumahan, komersial maupun pertanian, harus mengacu pada regulasi.

Dia sudah sampaikan, jangan sampai aturan tata ruang ditabrak. Semua tetap harus bersinergi. Pemanfaatan ruang harus dipilah dengan jelas, mana kawasan industri, mana kawasan perumahan, mana kawasan komersial dan mana yang wajib kita amankan sebagai lahan pertanian.

Lebih jauh Endin turut menyoroti penting kebijakan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang telah disusun berdasarkan kajian mendalam untuk selanjutnya disosialisasikan kepada berbagai pihak termasuk para pengusaha. Dia yakin, para pengembang maupun investor telah memahami arti penting menjaga keseimbangan pembangunan dan mendukung program nasional.

Endin berharap forum investasi dan tata ruang ini semakin menguatkan sinergi pemerintah daerah dengan sektor swasta. Dengan begitu, pembangunan dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan serta tetap berpijak pada ketentuan tata ruang yang sah. Ant/G-1

  • bekasi

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.