Sindiran Mahfud MD di Forum Polri: Bongkar 27 Masalah Internal dan Beri Peringatan Keras Soal Bahaya Kekuasaan!

Rabu, 03 Des 2025, 17:05 WIB

JAKARTA - Suasana forum internal Polri mendadak memanas ketika Mahfud MD hadir dan menyampaikan wejangan yang langsung menusuk ke jantung persoalan. 

Mantan Menkopolhukam yang juga dikenal sebagai sosok tegas dalam dunia hukum itu tak ragu menyoroti kelemahan struktural sekaligus mentalitas yang menggerogoti tubuh Polri dari dalam. 

Ket. Foto: Mahfud MD. — Sumber: Istimewa

Di hadapan jajaran polisi dari tingkat pusat hingga daerah, Mahfud memberi alarm keras, kekuasaan tanpa integritas bisa menjadi bom waktu bagi sebuah institusi.

Mahfud menuturkan persoalan terbesar Polri saat ini bukanlah sekadar pelayanan publik yang sering dibicarakan, tetapi sesuatu yang jauh lebih fundamental yakni penegakan hukum. 

Menurut laporan internal yang sudah ia pelajari, terdapat 27 titik masalah yang selama ini membayangi institusi kepolisian. 

Mulai dari praktik pemerasan, tindakan penganiayaan yang dilakukan oknum, penyalahgunaan jabatan, hingga kasus narkoba yang justru melibatkan anggota internal sendiri. 

Tak hanya itu, mekanisme promosi jabatan juga menjadi sorotan karena sering dipengaruhi kedekatan personal, bukan prestasi.

Semua masalah ini, kata Mahfud, sudah lama diakui secara internal dan justru menunjukkan area paling rentan dalam tubuh Polri. Ia menegaskan reformasi tak bisa berhenti pada perombakan struktur organisasi. 

Polri membutuhkan perubahan budaya kerja, pembaruan moral, dan transformasi mental yang nyata dari setiap anggotanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud juga mengajak seluruh jajaran Polri untuk kembali ke jati diri sejati sebagai pelayan, pelindung, sekaligus pengayom masyarakat. 

Nilai-nilai fundamental seperti Tri Brata dan Catur Prasetya tidak boleh hanya menjadi slogan yang ditempel di tembok kantor, melainkan harus dihidupkan dalam setiap tindakan penegakan hukum.

“Kalau nilai-nilai dasar ini benar-benar dijalankan, kepercayaan publik tidak akan sulit kembali,” ujarnya.

Mahfud lalu mengeluarkan peringatan yang menjadi sorotan utama forum itu, kekuasaan adalah ujian moral. 

Siapa pun yang memegang wewenang, terutama aparat penegak hukum, harus selalu sadar bahwa penyimpangan kecil bisa menjadi bencana besar bagi institusi.

“Hati-hati kalau sedang memimpin, sedang berkuasa. Integritas adalah kunci segalanya,” tegasnya.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya kritik masyarakat terhadap Polri dalam beberapa bulan terakhir, menyusul serangkaian kasus yang melibatkan oknum anggota. 

Mahfud menekankan, kritik publik tidak boleh dianggap sebagai serangan, melainkan alarm keras untuk melakukan pembenahan total.

Ia menutup dengan pesan reformasi Polri bukan pilihan, tetapi keharusan mendesak jika Polri ingin memulihkan legitimasi di mata rakyat.

“Kalau Polri gagal memperbaiki diri, jangan harap hukum berjalan sebagaimana mestinya. Masyarakat tidak akan percaya,” ujarnya.

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.