Mahfud MD Bongkar Teori Konspirasi Riza Chalid Dalangi Kericuhan Demo DPR
Jumat, 12 Sep 2025, 09:20 WIBJAKARTA -Â Isu panas soal dalang kericuhan demo DPR Agustus 2025 terus jadi perbincangan publik. Nama pengusaha minyak kontroversial Riza Chalid bahkan ikut terseret, dituding berada di balik layar mengatur jalannya kekacauan.Â
Namun, mantan Menko Polhukam Mahfud MD justru menepis teori konspirasi tersebut dan menyebut bahwa gerakan itu lahir dari keresahan nyata masyarakat.
Dalam diskusi bersama YouTuber Leon Hartono, Mahfud menegaskan bahwa demonstrasi mahasiswa dan buruh bukan hasil rekayasa tunggal. Menurutnya, aksi tersebut muncul secara organik karena kekecewaan publik terhadap pemerintah yang dinilai lambat merespons tuntutan lama.
âPeristiwa akhir Agustus itu aksi organik, lahir dari keresahan masyarakat. Tetapi memang kemudian ditumpangi oleh kepentingan politik,â kata Mahfud.
Meski demikian, Mahfud tidak menutup mata bahwa ada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan. Spekulasi soal Riza Chalid, kata Mahfud, lebih tepat disebut sebagai penumpang gelap, bukan dalang utama.
âKalau Riza Chalid, mungkin menumpang. Bisa saja dia ikut bikin ramai. Tapi ini bukan dalang. Tidak ada dalang tunggal, semua ini organik,â tegasnya.
Mahfud menjelaskan, mereka yang menunggangi biasanya memiliki motif terselubung, mulai dari kepentingan politik hingga upaya memperlambat proses hukum yang sedang menjeratnya. Dalam konteks Riza Chalid, dugaan itu bisa saja terkait dengan kasus hukum yang masih membelitnya.
Tak hanya itu, Mahfud juga memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Presiden Prabowo Subianto dalam meredam kerusuhan. Ia menyebut strategi âquick winâ pemerintah terbukti berhasil menenangkan situasi yang sempat memanas di berbagai kota.
âDua jempol untuk Pak Prabowo. Cara menyelesaikan huru-hara kemarin sudah tepat dengan quick win,â ucap Mahfud.
Namun, Mahfud tetap memberi peringatan keras, krisis kepercayaan publik tidak akan berhenti jika hukum terus diabaikan. Ia mengingatkan, kunci stabilitas negara ada pada penegakan hukum yang konsisten.
âKalau mau selamat, negara ini hukumnya harus ditegakkan. Bank Dunia sudah lama menegaskan, aset terbesar suatu negara untuk maju adalah hukum,â tandasnya.
Dengan pernyataan ini, Mahfud menegaskan bahwa tuduhan terhadap Riza Chalid masih sebatas spekulasi yang sulit dibuktikan secara hukum.
Akar dari demo besar-besaran itu tetaplah keresahan rakyat yang nyata, bukan sekadar permainan elit di belakang layar.
Berita Terkait:
-
Sindiran Mahfud MD di Forum Polri: Bongkar 27 Masalah Internal dan Beri Peringatan Keras Soal Bahaya Kekuasaan!
-
7 Tuntutan Demo Ojol: Potongan Aplikasi 10 Persen, Copot Menhub, Hingga Usut Tragedi 28 Agustus
-
Pelatihan CPNS 2026 Resmi Dibuka, Pemprov DKI Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
-
BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca di Jawa Timur dan Jawa Barat untuk Antisipasi Hujan Ekstrem yang Berisiko Banjir
-
Buronan Kelas Kakap Riza Chalid Terdeteksi, Penerbitan Red Notice Jadi Jalan Keluar?
-
Red Notice Riza Chalid, Prabowo Siapkan Komisi Reformasi Polri, Kapan Buronan Kontroversial Ini Tertangkap?
-
Fakta Riza Chalid: Dari Godfather Minyak ke Buronan Internasional, Bayangan Petral yang Kini Dikejar Negara
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.