• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Hadir di G20 Empower Annu...

Hadir di G20 Empower Annual Summit 2025 XLSmart Berbagi Kesuksesan Program Sisternet

Rabu, 03 Des 2025, 20:35 WIB

JAKARTA - XLSmart, terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan di era ekonomi digital. Hal ini diwujudkan melalui kehadiran Direktur & Chief Information Technology Officer XLSmart, Yessie D. Yosetya sebagai Perwakilan Indonesia dalam Aliansi G20 EMPOWER pada G20 Empower Annual Summit yang berlangsung di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 20–21 November 2025 lalu.

Pada kesempatan tersebut ia mempresentasikan program Sisternet sebagai salah satu contoh best practice dari sektor swasta Indonesia. selain itu juga sekaligus membawa mandat untuk menjembatani komitmen publik dan swasta, terkait pemberdayaan perempuan di ekonomi digital.

Ket. Foto: Direktur & Chief Information Technology Officer XLSmart, Yessie D. Yosetya (kedua dari kanan) pada panel bertema “Bridging Legacies: Insights from Japan and Indonesia,” Johannesburg, Afrika Selatan, pada akhir November 2025. Ia membagikan contoh best practice yang secara khusus menampilkan Sisternet sebagai model program pemberdayaan perempuan. — Sumber: XLSmart

“Partisipasi Indonesia di G20 Empower bukan hanya soal kehadiran simbolik, melainkan menunjukkan bahwa model kolaborasi antar publik dan swasta yang inklusif sudah berjalan dan memberi dampak nyata. Melalui Sisternet, XLSmart ingin menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi dan telekomunikasi dapat menjadi katalis pemberdayaan ekonomi perempuan di ekosistem digital,” dalam keterangannya pada hari Rabu (3/12).

Pada penyelenggaraan tahun ini, Presidensi Afrika Selatan dan G20 Empower menempatkan fokus pada percepatan pemberdayaan ekonomi perempuan, pengurangan ketimpangan, inklusi digital, dan pembangunan berkelanjutan. Arah ini sejalan dengan tema besar G20 tahun 2025 yaitu, solidarity, equality, sustainability sekaligus mendukung prioritas Empower untuk meningkatkan partisipasi dan kepemimpinan perempuan di sektor ekonomi, termasuk teknologi.

Bagi Indonesia, dan khususnya bagi XLSmart, fokus tersebut sangat relevan. Melalui program-program seperti Sisternet, perusahaan secara langsung menjawab dua pilar utama G20 EMPOWER yaitu peningkatan keterampilan digital perempuan dan inklusi ekonomi digital. Perusahaan ini memosisikan diri sebagai contoh bagaimana kebijakan nasional dan komitmen global dapat diterjemahkan menjadi program konkret di lapangan.

“Di Indonesia, transformasi digital tidak boleh meninggalkan perempuan. Dengan meningkatkan literasi dan keterampilan digital, perempuan dapat mengakses peluang ekonomi baru dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” tambah Yessie.

Selama G20 Empower Annual Summit, Yessie terlibat dalam sejumlah sesi strategis. Dalam panel bertema “Bridging Legacies: Insights from Japan and Indonesia,” Ia membagikan pengalaman Indonesia dalam membangun kolaborasi lintas negara dan lintas pemangku kepentingan untuk mendorong kepemimpinan perempuan di sektor teknologi.

Ia menekankan pentingnya model pelatihan yang terukur, kemitraan publik dan swasta yang berkelanjutan, serta program mentorship yang sistematis untuk mempercepat hadirnya pipeline talenta perempuan di bidang teknologi dan digital.

Selain itu, Yessie juga memberikan presentasi best practice yang secara khusus menampilkan Sisternet sebagai model program pemberdayaan perempuan berbasis digital. Dalam sesi ini, ia memaparkan desain program, cakupan kegiatan mulai dari literasi digital, pendampingan kewirausahaan, akses ke jaringan pasar, hingga mentoring, Lebih lanjut mengenai bagaimana program tersebut dirancang agar dapat terus ditingkatkan skalanya dan adaptif terhadap kebutuhan lokal.

Forum G20 Empower juga menyoroti sejumlah tantangan utama terkait kesenjangan gender di sektor teknologi dan digital, antara lain ketimpangan akses terhadap konektivitas dan perangkat, kesenjangan keterampilan digital, rendahnya representasi perempuan di posisi teknis dan kepemimpinan, hambatan budaya dan struktural bagi wirausaha perempuan, serta terbatasnya data yang terdisaggregasi menurut gender.

Dalam pandangannya, Yessie menegaskan bahwa Indonesia menunjukkan kemajuan nyata, antara lain melalui program perusahaan dan inisiatif nasional yang mendorong literasi digital perempuan. Namun, akselerasi masih sangat dibutuhkan, terutama di wilayah tertinggal dan dalam membangun pipeline kepemimpinan teknologi perempuan.

Di hadapan peserta G20 Empower, Sisternet ditampilkan sebagai program unggulan perusahaan dalam mendorong literasi digital dan pemberdayaan perempuan. Sisternet mengintegrasikan pelatihan keterampilan digital melalui aplikasi Sisternet, pendampingan kewirausahaan digital, akses ke jejaring pasar dan komunitas, serta mentoring dan penguatan kepercayaan diri perempuan dalam berbisnis dan berkarier.

Menurutnya, XLSmart juga menekankan upaya internal perusahaan untuk meningkatkan representasi perempuan di level kepemimpinan dan mengembangkan future talent melalui program upskilling dan reskilling. Praktik SDM yang inklusif ini diposisikan sebagai satu kesatuan dengan komitmen eksternal perusahaan dalam mendorong ekosistem digital yang setara dan berkelanjutan.

Dari rangkaian diskusi dan interaksi di G20 Empower Annual Summit, sejumlah masukan, komitmen, dan rekomendasi konkret mengemuka, baik di tingkat global maupun untuk Indonesia. Di antaranya pertama, komitmen XLSmart untuk melanjutkan dan mengembangkan Sisternet, berbagi modul pelatihan, serta menjajaki pilot program regional atau antarnegara bersama mitra di G20 Empower.

Kedua, perluasan kemitraan publik dan swasta untuk menskalakan program literasi digital perempuan dan memperluas jangkauan ke daerah-daerah yang masih tertinggal secara digital.

Ketiga, penguatan pengukuran dan data, termasuk penggunaan indikator yang terdisaggregasi menurut gender, sehingga intervensi kebijakan maupun program perusahaan menjadi lebih terarah dan terukur. Keempat, pengembangan model mentorship dan akses ke pasar yang lebih sistematis bagi wirausaha perempuan, agar mereka tidak hanya mampu memulai usaha tetapi juga naik kelas.

Paparan dan inisiatif yang dibawa XLSmart mendapat respon positif dari delegasi dan pemangku kepentingan internasional. Mereka mengapresiasi model praktis dan terukur yang diusung Sisternet, yang mampu memadukan literasi digital, pendampingan kewirausahaan, dan keterlibatan aktif korporasi dalam target pemberdayaan ekonomi perempuan.

Pendekatan berbasis hasil (result based) yang dapat direplikasi serta komitmen sektor swasta menjadi faktor yang banyak mendapatkan perhatian. Laporan media dan kanal resmi perusahaan juga menyoroti apresiasi ini sebagai indikasi bahwa best practice dari Indonesia relevan untuk diadaptasi di negara lain.

Bagi XLSmart dan ekosistem digital di Indonesia, manfaat partisipasi ini dirasakan dalam dua dimensi. Manfaat langsung berupa penguatan jejaring internasional, peluang kolaborasi dan pendanaan pilot program, peningkatan profil Sisternet di tingkat global, serta masukan untuk penyempurnaan program.

Sementara itu, manfaat jangka panjang diharapkan berupa percepatan inklusi digital perempuan, peningkatan pipeline talenta perempuan untuk sektor teknologi, serta dukungan kebijakan yang lebih berpihak pada inklusi gender digital di Indonesia.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.