COP30 Dorong Pemerintah Menyiapkan Kredit Aneka Hayati
Rabu, 03 Des 2025, 01:30 WIBJAKARTA â Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30) Brasil telah mendorongÂ
Pemerintah Indonesia menyiapkan kredit keanekaragaman hayati (biodiversity credit). Langkah ini dimulai dengan kerja sama bersama sejumlah pihak.
"Kemudian, kita juga membangun koalisi biodiversity dengan United Kingdom dan Prancis melalui panel biodiversity,â jelas Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq dalam sosialisasi hasil COP30 Brasil di Jakarta, Selasa. Jadi, ini pemerintah sedang menyusun serius langkah-langkah untuk meningkatkan biodiversity menjadi semacam biodiversitycredit dengan mengikuti pembelajaran kelemahan dan kelebihan dari Paris Agreement.
Untuk memulainya, Indonesia dalam COP30 yang diadakan di Belem, Brasil itu telah menandatangani sejumlah nota kesepahaman dan kerja sama dengan beberapa negara dan organisasi internasional. Dia memberikan contoh bagaimana Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan The Royal Foundation of The Prince and Princess of Wales telah menandatangani Letter of Intent (LoI).
Tujuannya untuk memperkuat konservasi keanekaragaman hayati, pembangunan berkelanjutan, serta perang global melawan perdagangan ilegal satwa liar, dan kejahatan lingkungan. Selain itu, KLH juga menandatangani MoU dengan Kementerian Energi dan iklim Inggris untuk memperkuat dan mengembangkan kerja sama dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, memperkuat tata kelola karbon, dan mendorong pembangunan rendah karbon yang berkelanjutan.
Indonesia juga meluncurkan Peta Jalan dan Panduan Aksi Ekosistem Karbon Biru Indonesia saat COP30, untuk memperkuat perlindungan, pemulihan, dan pengelolaan pesisir menuju ekonomi kelautan rendah karbon dan tahan iklim.
Kerja sama itu ikut mendukung langkah-langkah Indonesia mengatasi perubahan iklim, yang sudah didukung dengan penyerahan Second National Determined Contribution (NDC) untuk target iklim baru dan Rencana Adaptasi Nasional yang disyaratkan oleh Sekretariat UNFCCC. Ini termasuk untuk mendukung perkembangan tata kelola nilai ekonomi karbon yang sekarang dikembangkan di Tanah Air.
"Maka, kalau ada yang bertanya, apakah Indonesia tergopoh-gopoh menyelesaikan nilai ekonomi karbon? Tidak sama sekali. Kami sangat percaya diri bahwa kita melakukan dengan fondasi-fondasi yang sangat kokoh untuk ini," katanya.
- COP30 Brasil
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Indonesia dan Prancis Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Sektor Transportasi
-
COP30 Brasil, Lula: Bumi Tak Bisa Lagi "Menopang" Ketergantungan Manusia pada Bahan Bakar Fosil
-
Ratusan Warga Ikuti Operasi Katarak Gratis di RS Brawijaya Surabaya
-
Pacu Jalur Viral di Dunia Maya, KORMI Buka Peluang Masuk Fornas
-
COP30: Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Integritas Kredit Karbon Alam
-
Film Indonesia Dinilai Menginspirasi dan Punya Kekuatan Cerita
-
COP30 Sepakat Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Berkelanjutan Empat Kali Lipat pada 2035
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.