COP30 Sepakat Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Berkelanjutan Empat Kali Lipat pada 2035

Sabtu, 08 Nov 2025, 13:53 WIB

TOKYO - Para pemimpin dunia yang menghadiri KTT Iklim PBB (COP30) yang berakhir Jumat (7/11) sepakat untuk meningkatkan penggunaan bahan bakar berkelanjutan sedikitnya empat kali lipat pada 2035. Inisiatif itu diusulkan oleh Brasil sebagai tuan rumah, bersama Jepang dan Italia.

Sekitar 20 negara, termasuk India yang merupakan salah satu penghasil emisi karbon terbesar di dunia, mendukung komitmen tersebut berdasarkan tingkat pengurangan dari posisi tahun 2024.

Ket. Foto: Sesi Tematik Transisi Energi di KTT Iklim Belém, yang mempertemukan para pemimpin global untuk membahas tantangan dan komitmen utama dalam menghadapi perubahan iklim. — Sumber: COP30 Brasil

Kesepakatan ini bertujuan untuk mendorong penggunaan bahan bakar berkelanjutan seperti biogas, biofuel, dan hidrogen rendah karbon. Penggunaan bahan bakar ramah lingkungan ini diyakini dapat mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan dengan menggantikan bahan bakar fosil.

Deklarasi dukungan terhadap perluasan penggunaan bahan bakar berkelanjutan diumumkan dalam pertemuan para pemimpin pada sesi ke-30 Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (COP30).

Perdana Menteri Jepang yang baru dilantik, Sanae Takaichi, tidak menghadiri pertemuan tersebut di Brasil karena harus mengikuti sidang luar biasa parlemen di negaranya. Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang sebelumnya menyebut isu perubahan iklim sebagai “tipuan,” juga absen dari acara tersebut.

Dalam deklarasi itu ditegaskan perlunya aksi politik tingkat tinggi dan kerja kolektif untuk mempercepat peningkatan penggunaan bahan bakar berkelanjutan di berbagai sektor, termasuk penerbangan, pelayaran, transportasi darat, dan industri.

Para pemimpin berkomitmen untuk menetapkan kebijakan nasional terkait bahan bakar berkelanjutan dan memasukkannya ke dalam Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (NDC) masing-masing negara, sesuai dengan standar internasional yang diatur dalam Perjanjian Paris tahun 2015.

Deklarasi tersebut juga menyerukan kolaborasi dalam penelitian dan pengembangan guna mendorong inovasi, menekan biaya teknologi baru, memperkuat rantai nilai bahan bakar berkelanjutan, serta meningkatkan perdagangan internasional di sektor ini.

Brasil yang menjadi salah satu pemimpin dalam produksi biofuel bersama Jepang sebelumnya telah menetapkan target peningkatan penggunaan bahan bakar berkelanjutan sedikitnya empat kali lipat. Tujuan tersebut pertama kali diumumkan pada September lalu ketika kedua negara memimpin pertemuan tingkat menteri tentang Bahan Bakar Berkelanjutan di Osaka, Jepang.

  • COP30 Brasil

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.