BMKG Ternate Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem
Rabu, 03 Des 2025, 09:41 WIBTERNATE â Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca dan imbauan kepada warga agar waspadai cuaca ekstrem di sebagian sebar wilayah Maluku Utara (Malut).
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Fahmi A Bachdar, dihubungi di Ternate, Rabu (03/12), mengatakan cuaca buruk terjadi di sebagian wilayah, akibat adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, disertai angin kencang dan potensi penurunan jarak pandang.
Dia mengatakan pagi hari, cuaca umumnya berawan dengan peluang hujan ringan hingga lebat di wilayah Morotai, Loloda, Makeang, Kayoa, Kasiruta, Bacan, Obi, Gebe, Falabisahaya, Sulabesi, dan Sanana.
Pada siang hingga sore hari, potensi hujan semakin meluas mencakup daerah Morotai, Loloda, Ibu, Jailolo, Sidangoli, Hiri, Ternate, Tidore, Oba, Sofifi, Wasile, Maba, Buli, Weda, Patani, Gane, Kasiruta, Bacan, Obi, Sanana, Sulabesi, dan Taliabu.
Oleh karena itu, BMKG mencatat suhu udara berkisar 26â31 derajat Celsius, kelembaban 70â100 persen, dan angin bertiup dari arah BaratâBarat Laut dengan kecepatan 5â40 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jailolo, Sofifi, Oba, Wasile, Maba, Patani, Kasiruta, Gane, Obi, Taliabu dan sekitarnya.
Di samping itu, terpantau hujan lebat berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta gangguan aktivitas transportasi udara dan laut.
Berdasarkan laporan prakiraan gelombang BMKG untuk 3 Desember 2025, tinggi gelombang laut di wilayah Maluku Utara berada pada kisaran 0.25 hingga 1.5 meter.
Namun, BMKG memberikan peringatan dini potensi peningkatan tinggi gelombang, terutama pada rute pelayaran sekitar, seperti TernateâJailolo, TernateâSidangoli, TernateâBatang Dua- Bitung, TernateâHiri, TernateâRum, TernateâMotiâMakianâKayoaâBabang, TobeloâDaruba (Morotai), BacanâLaiwuiâMangoleâSanana, SananaâFalabisahayaâBobong, dan jalur-jalur lain di pesisir dan pulau-pulau.
BMKG mengingatkan warga adanya risiko gelombang tinggi tiba-tiba serta penurunan jarak pandang, yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran.
Berita Terkait:
-
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Hujan Petir di Bagian Barat Indonesia pada Minggu
-
Mulai 1 Agustus Marketplace Siap Terapkan PPh Pedagang
-
Gelar Ojol Pelopor 2026, Dishub DKI Bekali Ratusan Driver Aturan Lalu Lintas
-
Perluas Akses Kerja bagi Perempuan, Kemnaker-FPPI Jalin Kerja Sama
-
Goa Bokimoruru, Istana Batu yang Dipahat Air Selama Jutaan Tahun
-
Bocah 11 Tahun Kemudikan Truk dan Tabrak Prosesi Biksu di Thailand, 8 Tewas
-
Kemenkes Kirim Logistik Kesehatan Respons Kebakaran TPA Jatiwaringin
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.