Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketua DPR Ajak Doa Bersama untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Sumatra

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 15:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketua DPR Ajak Doa Bersama untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Sumatra Doc: DPR RI
Ket. Ketua DPR RI Puan Maharani saat konferensi pers usai Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak masyarakat untuk mendoakan masyarakat di sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana banjir dan longsor. 

Puan menyatakan DPR RI terus mengikuti perkembangan situasi di lapangan dan mendorong langkah-langkah percepatan penanganan oleh pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Puan saat menghadiri pengukuhan koleganya di DPR RI yakni Wakil Ketua DPR Adies Kadir sebagai Profesor Kehormatan Bidang Hukum di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/11).

"Izinkan saya mengajak kita semua untuk mendoakan saudara-saudari kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta sejumlah wilayah lain di Tanah Air yang sedang menghadapi musibah bencana alam," kata Puan.

Seperti diketahui, bencana alam melanda sejumlah daerah di Tanah Air. Seperti banjir bandang dan longsor di sebagian wilayah Sumatera dan Sulawesi, banjir besar di Kalimantan, gelombang tinggi di pesisir Jawa-Bali, hingga musibah kebakaran permukiman warga di Papua dan Jakarta. 

Puan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan solidaritas kebangsaan di tengah musibah yang menimpa saudara sebangsa. Ia berharap agar seluruh masyarakat terdampak dapat tertangani dengan baik.

"Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, memberikan kekuatan, keselamatan, serta ketabahan bagi seluruh warga yang terdampak, memudahkan upaya penanganan oleh pemerintah pusat dan daerah serta menggugah kita semua untuk memperkuat rasa kepedulian dan gotong royong sebagai satu bangsa," ujarnya.

"Mari kita kirimkan doa terbaik agar keadaan di wilayah-wilayah tersebut dapat segera pulih kembali," tambah Puan.

Puan mengatakan berdasarkan laporan yang diterima DPR, bencana yang melanda beberapa wilayah telah menyebabkan korban jiwa, pengungsian dalam jumlah besar, kerusakan rumah, gangguan akses jalan, serta terhentinya sejumlah aktivitas masyarakat.

Mantan Menko PMK ini pun menuturkan bahwa kondisi tersebut memerlukan langkah penanganan yang terkoordinasi. Hal ini, kata Puan, agar proses evakuasi, pencarian korban, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga dapat berjalan dengan baik.

"Situasi ini memerlukan penanganan yang terkoordinasi agar evakuasi, pencarian korban, dan pemenuhan kebutuhan dasar warga dapat berjalan dengan baik," tegasnya.

Selain itu, Puan menekankan pentingnya memastikan dukungan yang memadai bagi kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas, terutama di titik-titik pengungsian

"Upaya pembersihan material longsor, pembukaan akses jalan, pendirian posko pengungsian yang aman, serta penyediaan logistik darurat sesuai kebutuhan warga juga diperlu dilakukan," jelas Puan.

Meski begitu, Puan menyadari adanya tantangan yang dihadapi dalam penanganan bencana, termasuk kondisi lingkungan yang terdampak serta keterbatasan sarana di daerah tertentu. Ia berharap hal ini dapat diatasi dengan baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.