- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Kembangbiakkan Ik...
Tiongkok Kembangbiakkan Ikan Langka Sturgeon Generasi ke-3 Secara Buatan
Jumat, 28 Nov 2025, 19:33 WIBWUHAN, TIONGKOK - Tiongkok untuk pertama kalinya berhasil mengembangbiakkan generasi ketiga ikan sturgeon Tiongkok sepenuhnya melalui propagasi buatan, seperti diumumkan China Three Gorges Corporation (CTGC) pada Kamis (27/11).
Perkembangan itu menandai tahap penting dalam konservasi dan pengembangbiakan spesies langka ini dalam skala besar.
Ikan sturgeon generasi ketiga baru-baru ini menetas di pusat konservasi ikan langka Sungai Yangtze milik CTGC. Induk ikan yang dilibatkan, yaitu ikan sturgeon betina berumur 13 tahun dan ikan sturgeon jantan berumur 14 tahun merupakan ikan sturgeon generasi kedua yang dibudidayakan oleh Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati Sungai Yangtze milik CTGC.
Untuk memastikan kualitas pembiakan, para peneliti memulai proses seleksi yang ketat pada awal tahun ini, serta berbulan-bulan melakukan peningkatan nutrisi dan simulasi lingkungan. Induksi dan pembuahan buatan dilakukan pada 6 dan 7 November, saat masa pembiakan yang optimal. Pemantauan menunjukkan tingkat pembuahan lebih dari 95 persen. Setelah lima hari inkubasi, sekitar 112.000 benih generasi ketiga diperoleh.
"Keberhasilan kelahiran generasi ketiga ini menunjukkan bahwa ikan sturgeon generasi kedua dapat dewasa secara penuh dan bereproduksi dalam kondisi buatan," ujar Wakil Direktur Pusat Penelitian Jiang Wei.
Dia mencatat bahwa populasi yang lebih besar dari ikan sturgeon generasi kedua kini akan menggantikan generasi pertama sebagai kelompok pengembangbiakan utama sehingga memajukan pengembangan populasi buatan ke tahap skala besar yang berkelanjutan.
CTGC mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk melanjutkan tonggak sejarah ini dengan membangun sebuah sistem perlindungan "buatan-plus-alami" yang komprehensif, menawarkan dasar ilmiah dan panduan teknis untuk pemulihan populasi ikan sturgeon liar.
Endemik di Tiongkok, ikan sturgeon Tiongkok merupakan ikan bermigrasi yang langka dan salah satu spesies paling primitif yang masih ada, yang sering digambarkan sebagai "fosil hidup". Generasi pertama ikan sturgeon Tiongkok dikembangbiakkan dari ikan induk liar pada 1980-an, dan berhasil menghasilkan generasi kedua pada 2009. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
KKP-FAO Sosialisasikan Aplikasi Pelaporan Penyakit Ikan di Jambi
-
Danantara Tak Bangun dari Awal, Tapi Pakai Mesin BUMN yang Sudah Jalan
-
Budidaya ikan nila di Danau Ngade
-
Budidaya ikan nila di Situ Cibinong
-
Jakarta Fair 2025 bisa buka hingga pukul 23.00 WIB
-
Menhub Tinjau Rel Terdampak Banjir di Pekalongan
-
Tiongkok Sebut Revolusi Teknologi yang Dipimpin AI Hadirkan Peluang Besar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.