Tim SAR Bireuen Evakuasi 99 Warga Terdampak Banjir
Jumat, 28 Nov 2025, 20:25 WIBBANDA ACEH - Tim Unit Siaga SAR Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, mengevakuasi 99 warga terdampak banjir di beberapa titik pada sejumlah kecamatan di kabupaten tersebut.
Koordinator Unit Siaga SAR Kabupaten Bireuen M Rizal di Bireuen, Jumat, mengatakan operasi SAR tersebut berlangsung sejak Selasa (25/11) hingga Kamis (27/11). Proses evakuasi masih berlangsung hingga hari ini, Jumat (28/11).
"Hingga kemarin, ada sebanyak 99 warga yang dievakuasi. Proses evakuasi korban banjir masih berlangsung hingga kini. Operasi SAR menyasar warga terjebak banjir, serta kelompok rentan, seperti balita, lanjut usia, ibu hamil, dan warga yang sedang sakit," katanya.
M Rizal mengatakan evakuasi pada Selasa (25/11) sebanyak 20 warga di Desa Cureh, Kecamatan Kota Juang. Dalam evakuasi tersebut termasuk tiga balita dan seorang lanjut usia (lansia). Kemudian sebanyak 12 warga dievakuasi dari wilayah banjir di Desa Uten Retoh, Kecamatan Kota Juang.
Selanjutnya, evakuasi enam warga Desa Meunasah Gadong, Kecamatan Kota Juang. Dari enam warga tersebut, seorang diantaranya mengalami patah kaki, serta evakuasi tiga warga Desa Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang.
Selanjutnya evakuasi pada Rabu (26/11), kata dia, tim SAR memfokuskan proses evakuasi di Kecamatan Peusangan. Tim mengevakuasi 35 orang di wilayah banjir yang tersebar di sejumlah desa. Dari 35 orang tersebut, lanjutnya, seorang diantaranya wanita hamil dan empat orang tersangkut di pohon setelah terseret arus banjir.
Berikutnya pada Kamis (27)11) tim SAR mengevakuasi 24 orang di Desa Panten Lhong, Kecamatan Peusangan. Dari 24 orang yang dievakuasi tersebut, seorang diantaranya lumpuh dan 20 orang lainnya warga lansia.
"Dalam operasi SAR tersebut tim menemukan seorang wanita lansia dalam kondisi meninggal dunia. Korban berusia 80 tahun ditemukan tidak jauh dari rumahnya di Desa Blang Seunom, Kecamatan Jeumpa," kata M Rizal.
Sementara itu Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain mengatakan pihaknya bersama unsur SAR lain terus memantau perkembangan situasi bencana alam tersebut.
"Kami tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem lanjutan. Kami juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir susulan dan segera laporkan jika membutuhkan evakuasi maupun bantuan lainnya," kata Ibnu Harris Al Hussain.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Sembilan Kecamatan di Kota Tangerang Dilanda Banjir
-
RSUD Penajam Segera Miliki Layanan Operasi Jantung
-
Cap Go Meh dan Ramadhan Harmony Festival di Jababeka Hadirkan Kolaborasi Budaya Penuh Kehangatan
-
Pemkab Batang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Enam Desa
-
RKPD Parigi Moutong 2027 Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Stunting
-
Permintaan sewa Iphone meningkat jelang Lebaran di Makassar
-
TIM SAR Gabungan Evakuasi Pemuda Tenggelam di Pemandian Air Panas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.