Pengusaha UMKM Kembangkan Bisnis dengan Manfaatkan Pemasaran Digital
Jumat, 28 Nov 2025, 20:18 WIBJAKARTA - Pengusaha Finna Fidela mengatakan pemanfaatan pemasaran digital lewat Shopee membuat bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) miliknya berkembang pesat.
"Bagi kami, UMKM harus go-online untuk bertahan dan berkembang, karena toko biasa (fisik) saja tidak lagi cukup untuk menjangkau banyak pembeli saat ini," kata Finna saat ditemui di kantor pusat Lewis Emma di Kedoya, Jakarta Barat, Jumat.
Finna merupakan pemilik jenama fesyen lokal yang memproduksi pakaian anak Lewis Emma. Menurut Finna, kanal belanja online seperti Shopee mengubah cara produk UMKM diingat oleh pelanggan, karena "fitur-fitur yang ramah pengguna" dan "banyak menawarkan voucher belanja yang menguntungkan".
"Dan itu berpengaruh terhadap trafik, exposure-nya itu tinggi pada saat event (seperti Hari Raya atau saat kampanye promosi 12.12)," kata Finna.
Fitur ulasan juga penting menurutnya.
âSaya juga kalau belanja sebagai pelanggan itu akan melihat juga nih ulasan-ulasan ini,â katanya.
Dulu waktu awal didirikan pada 2016, Lewis Emma sangat fokus pada cara penjualan offline atau luring walaupun mereka juga hadir di Shopee sudah selama hampir 10 tahun.
Finna menyadari perubahan terjadi bersamaan dengan munculnya pandemi Covid-19.
"Pandemi di tahun 2020 itu menjadi titik balik, karena banyak penjualan luring terhenti dan bisnis online tumbuh dengan pesat," kata dia.
Menurut Finna, data internalnya mencatat penjualan secara daring dari satu kanal online saja menyamai sekitar tiga kali lipat penjualan dari lima tempat offline yang digabungkan.
Finna pun memutuskan untuk mengalihkan fokus pemasaran produk Lewis Emma melalui kanal online.
Awal mula perjalanan bisnis Lewis Emma tidak langsung terjun ke pasar online, melainkan fokus pada pameran dan bazar.
Nama jenama yang diambil dari nama anak-anak Finna Fidela, John Lewis dan Emma Jane, itu pertama kali mengikuti bazar yang berlokasi di Cilandak Town Square (Citos) dan bazar itu hanya berlangsung satu hari.
Setelah itu, Lewis Emma mulai mengikuti tiga hingga lima bazar per pekan di berbagai mal, terutama di wilayah Jakarta Selatan.
Dahulu, Finna hanya berdua dengan suami menjaga stan produk mereka di fase awal.
Operasional bisnis semua dikerjakan berdua, termasuk loading in dan steam baju.
Setelah masuk ke Shopee Mall, bisnis yang awalnya dijalankan berdua itu, sekarang memiliki total karyawan sekitar 80 orang yang tersebar di dua basis operasional perusahaan yakni Jakarta dan Surabaya.
Lewis Emma juga memiliki store fisik di mal pada 2022. Namun pasarnya tumbuh dari lokapasar, hingga dapat melayani pembeli internasional di mana Malaysia menjadi pasar luar negeri terbesar mereka. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
SRC Tunjukkan #BuktiNyata Komitmen Dorong UMKM Indonesia Naik Kelas dan Berdaya Saing
-
Pemerintah Susun Strategi Penghematan Energi, Sektor Publik Bakal Dikorbankan
-
Layanan Stroke DSA yang Dapat Diakses Melalui BPJS Kesehatan
-
Produksi obor jelang tradisi malam Lailatul Qadar di Ternate
-
Kemenekraf Perkuat Peluang Transaksi UMKM Jelang Hari Raya
-
Buka Pintu Lebih Lebar, Produk UMKM Indonesia Diarahkan ke Pasar Tiongkok
-
Jaringan UMKM Kelontong Ini Sumbang 9,5% PDB Retail Nasional, Omzet Tembus Rp251 Triliun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.