Komisi V Ingatkan Kementerian PU Maksimalkan Kesiapan Infrastruktur Jalan Jelang Nataru
Rabu, 26 Nov 2025, 21:17 WIBJAKARTA- Komisi V DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Pekerjaan Umum dalam rangka pembahasan Hasil Pemeriksaan BPK RI Semester II Tahun 2024. Selain isu utama terkait tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, Komisi V turut menyoroti secara khusus kesiapan infrastruktur nasional menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan bahwa Kementerian PU memiliki peran strategis, terutama terkait kesiapan infrastruktur sektor darat yang menjadi salah satu penopang utama mobilitas masyarakat. Komisi V menekankan pentingnya penyelesaian preservasi jalan nasional, terutama pada jalur-jalur utama, demi memastikan kelancaran arus lalu lintas selama puncak pergerakan Nataru.
âDalam waktu dekat kita memasuki periode Natal dan Tahun Baru. Kami berharap Kementerian Pekerjaan Umum memastikan seluruh infrastruktur, khususnya preservasi jalan, dalam kondisi mantap. Ditjen Bina Marga perlu memastikan kesiapan maksimal jelang Nataru,â tegas Lasarus saat memimpin rapat yang digelar di Ruang Rapat Komisi V, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11) dikutip dari laman resmi DPR RI.
Lebih lanjut, Lasarus juga mengingatkan bahwa karakteristik lonjakan pergerakan masyarakat dan barang pada Nataru hampir setara dengan periode Lebaran. Ia menyoroti pengalaman sebelumnya ketika kemacetan parah pada masa Nataru berujung pada mundurnya Dirjen Perhubungan Darat, sebagai pelajaran penting tentang pentingnya antisipasi dini.
âKita pernah mengalami kemacetan ekstrem karena kurangnya antisipasi dan lemahnya koordinasi antar kementerian. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah ekstra seperti penghentian sementara pekerjaan konstruksi, pengutamaan jalur fungsional, serta kesepakatan mengenai pengaturan angkutan logistik,â ujarnya.Â
Lasarus juga menilai persoalan kemacetan Nataru merupakan isu berulang yang belum menemukan penyelesaian komprehensif. Meski infrastruktur terus bertambah, pola dan koordinasi penanganan dinilai masih belum menunjukkan perubahan signifikan.
âIni masalah menahun yang selalu kita bahas, tetapi setiap tahun kejadian serupa terus terulang. Hampir tidak ada perubahan berarti dalam pola penanganannya,â tandasnya.Â
Secara khusus, Lasarus menyoroti jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa sebagai jalur vital ketika Tol Trans-Jawa mengalami kepadatan tinggi. Dengan sejumlah pekerjaan yang sebelumnya terhambat kini mulai terbuka, Lasarus mengingatkan Kementerian PUPR memastikan Pantura siap sepenuhnya pada akhir tahun ini.
âPantura harus betul-betul siap preservasinya. Meskipun jaringan jalan tol semakin banyak, faktanya ketika pergerakan besar terjadi, tol penuh, arteri juga penuh. Pantura menjadi alternatif utama yang harus benar-benar siap,â tegasnya.
Menutup pembahasan, Lasarus kembali menegaskan pentingnya peran Kementerian PU dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama Nataru, selaras dengan tugas pokok dan fungsi Kementerian Pekerjaan Umum.Â
- Infrastruktur Jalan
- Libur Nataru
- Komisi V DPR
- Kementerian PU
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kejar Tahun Ajaran Baru, PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Brebes Rampung Juni
-
Sempat Ada Masalah Beton: Kini Sekolah Rakyat Wonosobo Tancap Gas 40%, Target Juli Masuk Sekolah
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Tahan Gempa dan Angin Kencang! Ini Spesifikasi Canggih SPPG Kementerian PU di Babel
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
-
Progres Rata-Rata 59 Persen, Menteri PU Pastikan Kualitas Bangunan Sekolah Rakyat Tahap II Tetap Terjaga
-
Gas Pol! PU Bangun Jembatan Bailey 90 Meter Demi Sekolah Rakyat Brebes
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.