Hadapi Barca, Chelsea Harus Tampil Cerdas

Selasa, 25 Nov 2025, 07:44 WIB

LONDON - Chelsea dan Barcelona kembali berhadapan di Stamford Bridge, London Rabu 26/11) dini hari WIB dalam lagayang membawa aroma klasik Eropa. Dalam laga kelima fase liga Liga Champions musim ini, kedua tim berada dalam posisi krusial. Mereka sama-sama mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan masih terlempar dari jalur otomatis menuju babak 16 besar.

Hanya detail kecil yang memisahkan keduanya di papan klasemen, menjadikan pertemuan di Stamford Bridgeitusebagai partai yang nyaris menentukan arah mereka di Liga Champions musim ini. Chelsea datang dengan catatan timpang. Mereka gagal meraih kemenangan tandang setelah ditahan Qarabag 2-2 di Baku. Saat itu, Alejandro Garnacho menjadi penyelamat lewat gol penentu di menit akhir.

Ket. Foto: Pemain Chelsea, Moises Caicedo dan Pemain Barcelona Robert Lewandowski (kanan). — Sumber: Glyn KIRK// Lluis GENE/AFP

Namun, di kandang sendiri, The Blues tampil garang. Benfica dan Ajax sudah dipulangkan tanpa poin. Ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Chelsea dalam 16 laga fase grup Eropa di Stamford Bridge, sejak kekalahan dari Valencia pada tahun 2019. Momentum kompetisi domestik juga mempertebal rasa percaya diri tim asuhanEnzo Maresca.

Tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan di Liga Inggris mendorong mereka ke posisi kedua klasemen. Fenomena menarik turut mengiringi kebangkitan itu. Chelsea sudah memainkan 50 laga liga tanpa pemain berusia 30 tahun ke atas di daftar starter. “Energi tim ini luar biasa. Anak-anak muda bermain tanpa rasa takut. Tetapi melawan Barcelona, kedewasaan tak kalah penting. Kami harus cerdas dan tajam,” ujar Maresca.

Barcelona datang dengan kepercayaan diri tinggi. Camp Nou yang baru direnovasi akhirnya kembali didatangi supporter. Mereka menyambut kesempatan itu dengan kemenangan 4-0 atas Athletic Bilbao. Ferran Torres memborong dua gol. Lamine Yamal menghadirkan dua assist. Robert Lewandowski tetap mencetak gol. Fermin Lopez menambah satu.

Kemenangan itu menjadi clean sheet pertama Barca dalam 11 laga dan bersaing ketat dengan Real Madrid di puncak klasemen La Liga. Namun, perjalanan Barca di Eropa lebih berliku. Skuad besutan Hansi Flick selalu kebobolan dalam empat laga Liga Champions musim sekarang. Hal ini termasuk saat ditahan Club Brugge 3-3.

“Kami tahu Chelsea sangat kuat di kandang. Struktur permainan mereka berkembang cepat. Tapi kami juga datang dengan keyakinan tinggi. Kami mencari tiga poin, tidak sekadar tampil bagus,” ujar Flick. Sejarah pun menambah ketegangan. Barcelona memang menang 3-0 dalam pertemuan terakhir di babak 16 besar tahun 2017-2018. Namun, mereka hanya sekali menang dalam tujuh kunjungan terakhir ke Stamford Bridge. Itu pun pada musim penuh kenangan 2005–2006 yang berakhir dengan gelar juara.

Isu kebugaran sempat mencuat dari kubu London. Kapten Reece James ditarik keluar saat jeda di Burnley, namun Maresca menegaskan itu pergantian terencana. Wesley Fofana absen demi pencegahan cedera, tetapi diharapkan pulih tepat waktu. Levi Colwill, Romeo Lavia, Cole Palmer, Dario Essugo, dan Mykhaylo Mudryk masih absen.

Barcelona tak lepas dari masalah, tetapi situasinya relatif stabil. Alejandro Balde mengalami benturan kepala, namun diyakini siap tampil. Marcus Rashford masih diragukan karena sakit. Sedangkan Raphinha sudah kembali dari cedera. Ferran Torres yang sedang panas layak mempertahankan posisinya. Frenkie de Jong kembali tersedia, tetapi Pedri, Gavi, dan Marc-Andre ter Stegen tetap absen. ben/AFP/G-1

Perkiraan Formasi

Chelsea 4-2-3-1

Sanchez

James, Adarabioyo, Chalobah, Cucurella

Caicedo, Fernandez

Neto, Pedro, Garnacho

Delap

Barcelona 4-2-3-1

J. Garcia

Kounde, E. Garcia, Cubarsi, Balde

Casado, De Jong

Yamal, Lopez, Torres

Lewandowski

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.