- Home
-
- Luar Negeri
-
- Beralih dari Minyak, Iran ...
Beralih dari Minyak, Iran Genjot Pendapatan Lewat Pariwisata
Selasa, 25 Nov 2025, 17:18 WIBBAGHDAD - Irak bertujuan meningkatkan pendapatan pariwisata budaya menjadi 30 persen dari anggaran negaranya, guna mendiversifikasi ekonomi yang saat ini bergantung pada minyak untuk 95 persen pendanaannya, seperti disampaikan seorang pejabat senior kementerian pada Senin (24/11).
Wakil Menteri Kebudayaan, Pariwisata, dan Kepurbakalaan Irak Fadel al-Badrani mengatakan kepada kantor berita pemerintah Irak, Iraqi News Agency (INA), bahwa pemerintah telah mulai merehabilitasi situs-situs warisan dan arkeologi untuk mendukung tujuan tersebut.
Badrani menyoroti kebangkitan dalam kolaborasi internasional, sembari mengungkapkan lebih dari 60 misi ekskavasi internasional saat ini beroperasi di negara itu dalam kemitraan dengan para pakar Irak. Hal ini menandai perubahan tajam dari tahun-tahun sebelumnya, ketika tim arkeologi asing tak banyak berpartisipasi karena ketidakstabilan situasi.
Dorongan ekonomi ini bertepatan dengan penetapan Baghdad sebagai "Ibu Kota Pariwisata Arab" tahun 2025 oleh Organisasi Pariwisata Arab.
"Pemilihan itu ... telah memberikan kami dorongan dan arah baru untuk menjadikan Baghdad, dengan segala sudut, jalan, dan tamannya, sebagai tempat yang memiliki daya tarik artistik dan wisata," ujar Badrani. Ant/Xinhua
- Teheran
- iran
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Jadwal Panas Super League: Duel 'Hidup Mati' Persija vs Persib di Hari Minggu
-
BMKG Prakirakan Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Landa Jambi
-
Deadline Juni, Menteri PU: Sekolah Rakyat Tahap II Harus Siap Tahun Ajaran Baru
-
KAI Services: Loko Food Truck Kini Hadir di Stasiun Pasar Senen
-
Mengenal Sistem Peluru Kendali S-500 Prometey aka Samoderzhets
-
Harga Emas di Pegadaian, Minggu (17/5), UBS, Antam, Galeri24 Kompak Turun
-
Listrik Padam: Teheran Gelap Gulita Usai Kembali Terkena Serangan AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.