Turki Terus Berupaya Mempertemukan Russia dan Ukraina

Minggu, 23 Nov 2025, 23:04 WIB

ISTANBUL - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan seluruh instrumen diplomatik harus digunakan untuk mengakhiri perang Russia-Ukraina melalui perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan Erdogan saat bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di sela KTT G20, Afrika Selatan, Minggu (23/11).

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Marco Longari

Menurut unggahan di platform media sosial NSosyal, Direktorat Komunikasi Turki menyatakan pertemuan tersebut membahas hubungan bilateral serta sejumlah isu regional dan global.

Erdogan menekankan bahwa Turki akan terus berupaya mempertemukan Rusia dan Ukraina “dalam perundingan damai.”

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga gencatan senjata di Gaza dan memastikan bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah tersebut, seraya menegaskan solusi dua negara sebagai dasar perdamaian jangka panjang.

Menurut Erdogan, langkah bersama untuk memperkuat hubungan Turki–Prancis tetap “penting,” terutama dalam menghadapi tantangan geopolitik kawasan.

Erdogan dan Macron berada di Johannesburg, Afrika Selatan, menghadiri KTT Pemimpin G20, sebuah pertemuan dua hari yang dimulai Sabtu (22/11) dan berfokus pada isu global mendesak.

KTT G20 tahun ini mempertemukan para pemimpin dunia di tengah meningkatnya tensi geopolitik, perlambatan ekonomi global, dan konflik yang berlarut di Eropa serta Timur Tengah. Ant/Anadolu-OANA

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.