- Home
-
- Megapolitan
-
- Ratusan Pelajar Jakarta Ik...
Ratusan Pelajar Jakarta Ikuti Aksi Lingkungan Hidup pada Peringatan Acara Tahunan 'Ciliwung Day 2025'
Minggu, 23 Nov 2025, 16:00 WIBJAKARTA - Ratusan pelajar Siswa Pencinta Alam (Sispala) DKI Jakarta mengikuti aksi lingkungan hidup di bantaran Sungai Ciliwung. Kegiatan besar ini dilakukan dalam rangka peringatan acara tahunan bertajuk 'Ciliwung Day 2025'.
Acara yang bertema 'Sungai Sehat, Jakarta Kuat, Kehidupan Terawat' digelar di Balekambang, Kramat Jati. Aksi ini melibatkan 120 peserta dari 25 sekolah serta enam kelompok Mapala di Ibu Kota.
Kabag Kesra Pemkot Jakarta Timur Yan Murdiyan mewakili Wali Kota Munjirin menyampaikan sambutan resmi. Ia menegaskan Ciliwung adalah bagian penting dari sejarah dan identitas masyarakat Jakarta secara utuh.
âMenjaga Ciliwung berarti menjaga masa depan lingkungan dan generasi kita. Mengapresiasi aksi nyata peserta, mulai dari bersih-bersih sungai, penanaman pohon, edukasi lingkungan, hingga kolaborasi komunitas," kata Yan Murdiyan di Jakarta, Sabtu (22/11).
Pemerintah Kota Jakarta Timur terus mendorong program pengendalian banjir serta penataan bantaran sungai. Upaya itu termasuk pengelolaan sampah dan perluasan ruang terbuka hijau untuk menjaga ekosistem.
Ketua Panitia Ciliwung Day 2025, Rudi Sofyan, berharap kegiatan ini dibuat jauh lebih variatif. Dia mengharapkan generasi muda dapat merasakan langsung dinamika sungai dan menjaga ekosistem di sana.
âKami senang melihat antusiasme pelajar dan masyarakat. Total ada 25 sekolah, enam Mapala, lima komunitas Ciliwung, serta warga yang turut meramaikan dengan kuliner dan jualan khas Betawi,â ucap Rudi.
Sekretaris Jenderal FASTA, Prasenja, menegaskan pelibatan generasi muda adalah hal sangat penting. Pelestarian sungai merupakan bagian penting dari upaya pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah.
âPelestarian Sungai Ciliwung tidak bisa hanya mengandalkan Pemerintah, generasi muda harus menjadi penggerak utama. Pembangunan berkelanjutan menuntut kita menjaga sungai, memperkuat ekosistemnya, dan memastikan keberlanjutannya bagi generasi berikutnya,â ujar Prasenja.
Prasenja menekankan FASTA menjadi jembatan penghubung antara pengalaman lapangan dan aksi nyata Sispala. Keterlibatan siswa sejak dini diharapkan mampu melahirkan generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Rupiah Hari Ini Tertekan Lagi! Pasar Global Gelisah, The Fed Belum Beri Kejelasan Sinyak Kebijakan
-
KPK Buru Pemilik Blueray Cargo, John Field di Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Voli Putri U-21 Harus Lebih Siap Hadapi SEA Games
-
Menlu RI-Korsel Bertemu, Sepakati Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Pertahanan
-
Tim SAR Evakuasi Jasad Wanita Diterkam Buaya di Sungai Konawe Utara
-
Respons Cepat TNI Satgas Kizi Konga XXXVII-K Amankan Ancaman Bom di Bouzum
-
Bus Sekolah Menghantam Truk yang Sedang Berhenti di Afrika Selatan, 13 Anak Tewas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.