Voli Putri U-21 Harus Lebih Siap Hadapi SEA Games

Selasa, 19 Agu 2025, 07:28 WIB

JAKARTA - Meski hanya finis di peringkat 16, timnas voli putri Indonesia U-21 diyakini membawa pulang pelajaran penting dari Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025. Kekalahan dramatis dari Puerto Riko dalam laga penentuan, Minggu (17/8) malam WIB,memberi sinyal bahwa Indonesia masih butuh pembenahan fisik, mental juara, dan regenerasi untuk menyusun fondasi tim nasional masa depan.

Sementara itu Italia meraih gelar juara setelah mengalahkan Jepang dalam final dramatis di Jawa Pos Arenalewat pertarungan lima set ketat, 3-2 (25-22, 22-25, 15-25, 25-19, 15-11). Hasil inisekaligus balas dendam atas kekalahan di final 2023. Opposite Merit Adigwe menjadi bintang dengan 34 poin sekaligus dinobatkan sebagai MVP kejuaraan.

Ket. Foto: Timnas voli putri U-21 (putih) menduduki urutan 16 dunia di Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025 setelah pertandingan melawan Puerto Riko dengan skor 2-3 untuk kemenangan Puerto Riko. — Sumber: Foto: PBVSI

Bagi Italia, ini gelar ketiga setelah 2011 dan 2021 sekaligus menegaskan dominasi mereka di ajang ini. Namun sorotan tak hanya tertuju kepada tim juara. Bagi Indonesia, turnamen ini menjadi cermin sekaligus titik evaluasi penting demi masa depan tim bola voli putri usia muda.

Indonesia harus puas finis di peringkat 16 setelah kalah dramatis 2-3 dari Puerto Riko dalam laga klasifikasi peringkat 15-16. Kekalahan ini terasa menyakitkan karena merupakanyang kedua dari lawansama setelah fase grup. Indonesia sebetulnya sempat bangkit dan unggul 2-1, namun kehilangan momentum pada set keempat dan kelima.

Pelatih Marcos Sugiyama mengakui kondisi fisik serta kedalaman skuad menjadi faktor utama. “Para pemain mendapat motivasi bagus, tapi fisik tidak dapat lagi mengikuti ritme saat set akhir,” ujarnya. Namun ia tetap memberikan apresiasi pada kegigihan timnya. “Yang membuat saya bangga adalah semangat mereka bermain sampai akhir meski kami punya banyak kekurangan,” katanya.

Dari tujuh laga sepanjang turnamen, Indonesia menelan empat kekalahan melalui laga lima set atas Puerto Riko (dua kali), Serbia, dan Korea Selatan. Statistik ini menunjukkan bahwa tim memiliki kemampuan bertarung, tetapi kurang dalam penyelesaian saat poin-poin krusial.

Manajer tim, Pongky Ernita, menyebut timnya sudah memenuhi target minimal namun tetap membutuhkan evaluasi besar-besaran. Federasi menanti laporan pelatih dan menilai kemungkinan mempertahankan Sugiyama untuk program lanjutan menuju SEA Games akhir tahun ini.

Evaluasi tersebut akan mencakup pembenahan fisik, mental bertanding, serta pencarian pemain muda baru yang diproyeksikan masuk tim untuk level U-23 dan senior. Sektor setter dan middle blocker menjadi perhatian serius karena sering menjadi titik lemah dalam rotasi.

Meski finis di peringkat 16, tim U-21 dinilai mempunyai pondasi karakter pantang menyerah. Dengan pembinaan yang lebih serius, pembenahan fisik, dan kompetisi lokal yang rutin, skuad muda saat ini bisa menjadi cikal bakal tim nasional senior pada lima tahun mendatang.

Ke depannya, PBVSI juga berencana memperbanyak uji coba internasional agar pemain terbiasa menghadapi tekanan lawan-lawan kuat sejak usia muda. Beberapa nama seperti Junaida Santi dan Yolla Freshia dinilai layak dipertahankan dalam program jangka panjang. ν ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

Pemerintah Tunjuk Sejumlah Menteri Tangani Karhutla Per Wilayah

6 Cara Mudah Kurangi Kerutan di Wajah Tanpa Perlu Perawatan Mahal ke Klinik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.