Gubernur Pramono Tinjau SMPN 115: Soroti Fasilitas Unggulan, Cegah Bullying, dan Dorong Akses Air Minum Sehat

Kamis, 20 Nov 2025, 15:25 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan peninjauan langsung ke SMP Negeri 115 Jakarta di kawasan Tebet untuk melihat kondisi fasilitas pendidikan yang ada. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemprov DKI untuk memastikan kualitas layanan dan sarana sekolah berjalan optimal bagi seluruh siswa.

Dalam kunjungan ini, Gubernur Pramono meninjau Perpustakaan Lumbung Ilmu 115 yang menjadi salah satu fasilitas unggulan sekolah. Ia juga mengecek pemanfaatan mesin water purifier yang digunakan siswa sebagai sumber air minum sehat dan ramah lingkungan.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"Saya sungguh menaruh harapan bahwa proses pendidikan di Jakarta, seperti halnya di SMPN 115, dapat berjalan dengan baik," ujar Gubernur Pramono.

Gubernur menegaskan bahwa keberadaan sekitar 1.400 siswa penerima KJP Plus di sekolah tersebut menandakan sistem pendidikan di Jakarta berjalan pada arah yang benar. Ia menilai distribusi bantuan pendidikan itu memberi peluang lebih besar bagi siswa untuk belajar tanpa terbebani masalah biaya.

"Dengan sekitar 1.400 siswa penerima KJP Plus, ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan kita relatif berjalan dengan baik," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono menyempatkan waktu berdialog dengan sejumlah siswa untuk mendengar langsung cita-cita dan harapan mereka. Ia menilai semangat siswa menjadi indikator penting bahwa proses pembelajaran telah memberikan dampak positif bagi perkembangan mereka.

"Saat berdialog dengan para siswa, saya melihat semangat dan mimpi besar mereka," ucapnya.

Para siswa yang ditemui Gubernur Pramono menyampaikan berbagai impian, mulai dari menjadi dokter, arsitek, hingga polisi. Menurutnya, keberagaman cita-cita itu menunjukkan lingkungan pendidikan SMPN 115 mampu membangun rasa percaya diri dan motivasi bagi para murid.

"Ada yang ingin menjadi dokter, arsitek, polisi, dan lainnya. Ini menandakan bahwa proses pendidikan kita berjalan baik," lanjutnya.

Tak hanya menyoroti kualitas fasilitas dan pembelajaran, Gubernur Pramono juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan sekolah dari praktik perundungan. Ia menegaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua untuk menciptakan ruang belajar yang aman.

"Saya berharap, bersama Dinas Pendidikan, kita terus memerangi bullying agar tidak terjadi lagi di Jakarta," tuturnya.

SMPN 115 Jakarta dikenal memiliki fasilitas unggulan berupa Perpustakaan Lumbung Ilmu yang telah terakreditasi A oleh tim asesor Perpustakaan Nasional. Perpustakaan tersebut dikelola dengan sistem yang baik dan menjadi pusat literasi bagi siswa.

Keberadaan perpustakaan ini menjadi dukungan penting bagi siswa dalam meningkatkan budaya membaca. Lingkungan literasi yang sehat dianggap mampu mendorong kemampuan akademik dan kreativitas peserta didik.

Selain perpustakaan, fasilitas water purifier dari PAM Jaya juga menjadi perhatian dalam kunjungan Gubernur. Teknologi ini berfungsi menyaring air dari kontaminan seperti bakteri, virus, dan kotoran sehingga menghasilkan air minum yang aman dikonsumsi siswa setiap hari.

Water purifier tersebut turut memberikan manfaat dalam mengurangi ketergantungan terhadap air kemasan sekali pakai. Pengelola sekolah menyebut penggunaan alat ini mampu menekan biaya hingga 90 persen dibandingkan pembelian air minum kemasan.

"Water purifier ini merupakan salah satu program yang kami jalankan, terutama untuk masyarakat dan fasilitas publik," jelas Gubernur.

Pramono menambahkan bahwa distribusi alat water purifier akan terus diperluas ke berbagai sekolah dan fasilitas umum lainnya bila perangkat siap. Ia menilai langkah tersebut penting sebagai dukungan gaya hidup bersih dan sehat bagi warga Jakarta.

"Jika mesinnya sudah siap, tentu akan kami distribusikan secara merata," lanjutnya.

Dalam kunjungan yang sama, Ketua Ikatan Alumni SMPN 115 Jakarta, Bobby Adhityo Rizaldi, menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian besar Pemprov DKI. Sebagai alumni sekaligus anggota BPK RI, ia tak dapat menyembunyikan rasa bangganya terhadap perkembangan sekolah tersebut.

"Saya sangat terharu, Pak. Ini sekolah kami dari kecil, dan hari ini mendapatkan perhatian dari Bapak Gubernur," ujar Bobby.

Bobby juga menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah menjadi inspirasi bagi para alumni untuk terus berkontribusi bagi sekolah. Ia menyampaikan rasa bangga karena sekolah tempatnya tumbuh mendapat perhatian langsung dari pemimpin daerah.

"Kami para alumni sangat bangga, terima kasih atas dukungan bagi Semabel," katanya.

Kunjungan Gubernur Pramono ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta. Pemerintah berharap fasilitas unggulan seperti perpustakaan akreditasi A dan water purifier dapat memperkuat pengalaman belajar siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.