• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Dipopulerkan Tahun 1956, '...

Dipopulerkan Tahun 1956, 'Parasosial' Jadi Kata Terbaik Tahun 2025 Menurut Kamus Cambridge, Apa Artinya?

Kamis, 20 Nov 2025, 14:08 WIB

Apakah Anda merasakan ikatan emosional yang erat dengan bintang pop seperti Taylor Swift atau Lily Allen, meskipun belum pernah bertemu mereka? Jika ya, maka perilaku Anda "parasosial". 

Kata "parasosial" sedang tren menurut Kamus Cambridge, dan karenanya kata sifat ini dipilih sebagai kata terbaik tahun 2025 pada Selasa (18/11) lalu.

Ket. Foto: Kata Parasosial dipilih menjadi kata terbaik tahun 2025 oleh Kamus Cambridge — Sumber: Illawarra Mercury

Para leksikograf memilihnya di tahun yang ditandai oleh minat terhadap hubungan parasosial sepihak yang terjalin antara orang-orang dengan selebritas, influencer, dan chatbot AI.

"Parasosial" dideskripsikan sebagai hubungan yang ditandai dengan investasi emosional yang kuat, tetapi sepenuhnya sepihak. Penggemar sering menganggap aktor atau influencer favorit mereka sebagai teman, terlibat secara emosional dalam kehidupan mereka, berbagi suka dan duka, sementara para selebritas tidak menyadari keberadaan mereka.

Ikatan emosional ini dapat secara signifikan mempengaruhi jiwa seseorang, menyerupai hubungan yang tulus.

Istilah ini berasal dari tahun 1956, ketika dua sosiolog dari Universitas Chicago mengamati pemirsa televisi membangun hubungan parasosial dengan tokoh-tokoh televisi, yang mereka anggap sama seperti teman dekat atau keluarga.

Kata-kata baru lainnya yang ditambahkan ke Kamus Cambridge antara lain "skibidi", "delulu", dan "tradwife".

Ketiganya termasuk di antara "6.212 kata, frasa, dan makna baru" yang ditambahkan ke kamus daring tersebut selama 12 bulan terakhir, menurut kamus Cambridge.

Kamus tersebut hanya menambahkan kata-kata yang dianggap "bertahan lama", menurut salah satu leksikografnya, Colin McIntosh.

"Budaya internet mengubah bahasa Inggris, dan dampaknya sangat menarik untuk diamati dan diabadikan dalam kamus," ujarnya.

Istilah slang "skibidi" digambarkan memiliki arti yang berbeda-beda, seperti keren atau buruk.

Namun, kata ini juga dapat digunakan tanpa makna yang sebenarnya, sebagai lelucon, atau dalam frasa seperti: "Apa yang kau lakukan dengan skibidi?"

"Delulu" konon merupakan plesetan dari kata delusional.

"Tradwife" adalah kependekan dari "tradistwife", yang berarti "perempuan yang sudah menikah, terutama yang mengunggah postingan di media sosial, yang tinggal di rumah memasak dan membersihkan rumah".

Simone Schnall, profesor psikologi sosial eksperimental di Universitas Cambridge, memuji parasosial sebagai pilihan yang "inspiratif".

"Kita telah memasuki era di mana banyak orang menjalin hubungan parasosial yang tidak sehat dan intens dengan para influencer.

"Tren parasosial memasuki dimensi baru karena banyak orang memperlakukan alat AI seperti ChatGPT sebagai 'teman', yang menawarkan afirmasi positif, atau sebagai pengganti terapi," tambahnya.

  • Kamus Cambridge

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.