Wilayah Perlu Kembangkan “Omni Channel” untuk Permudah Akses

Rabu, 19 Nov 2025, 01:05 WIB

JAKARTA - Untuk Kota seperti Jakarta, sekarang ini, terdapat begitu beragam kanal informasi. Untuk itu, wilayah seperti kelurahan di Jakarta dapat menyatukan beragam kanal tersebut dengan membuat “Omni Cannel. “

Usul ini disampaikan Wakil Ketua Komisi Informaai (KI) Jakarta Luqman Hakim Arifin, Selasa. ‘Beragam informasi dapat diharmonisasikan melalui konsep omni channel sehingga publik dapat mengakses informasi dari satu ekosistem layanan yang mudah dan terintegrasi, “ jelas Luqman.

Ket. Foto: Perwakilan kelurahan saat mempresentasikan Electronic Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) di hadapan Komisi Informasi DKI Jakarta. — Sumber: ANTARA/HO-KI DKI

Dia menyampaikan ini pada hari keenam tahapan Presentasi Electronic Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) badan publik 2025. Kemarin terdapat 31 pimpinan kelurahan yang memaparkan implementasi layanan keterbukaan informasi publik. “Kelurahan harus berpikir sebagai warga. Informasi, seperti bansos, beasiswa, layanan dasar itu yang dicari publik,” tandasnya.

Dalam penilaian terhadap 31 kelurahan di Jakarta, Luqman menegaskan kelurahan perlu memperkuat Social Media Management (SMM) sebagai garda terdepan penyebaran informasi publik. Dia menekankan pentingnya memastikan akun resmi memiliki centang biru, kelengkapan profil, serta penggunaan linktree sehingga kanal informasi menjadi lebih otoritatif, mudah diakses, dan terpercaya oleh masyarakat.

Maka, perlu komitmen dan SDM PPID (pejabat pengelola informasi dan dokumentasi) yang benar-benar memahami kebutuhan informasi warga. Luqman juga mendorong agar kelurahan lebih aktif mengelola Instagram dan memperbarui laman resmi kelurahan secara konsisten.

Beragamnya kanal informasi, menurut dia, dapat diharmonisasikan melalui konsep omni channel sehingga publik dapat mengakses informasi dari satu ekosistem layanan yang mudah dan terintegrasi. Dia pun berharap agar setiap kelurahan dapat merealisasikan sosialisasi Undang-Undang tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) secara reguler.

Lebih lanjut, dia menilai kegiatan sosialisasi itu dapat disinergikan dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Jakarta, pemerintah kota, serta KI DKI untuk memastikan edukasi mengenai hak masyarakat dan kewajiban badan publik berjalan optimal.

Sementara itu, tim penilai sekaligus Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi KI Jakarta Agus Wijayanto Nugroho menyoroti pentingnya ketelitian kelurahan dalam mengidentifikasi karakter pemohon informasi publik. Ini termasuk pemohon yang mengajukan permintaan dengan alasan yang tidak sesuai dengan UU KIP, namun menggunakan dalih kontrol sosial.

“Pemohon informasi publik sering datang dengan alasan yang beragam. Kelurahan harus bisa menjelaskan prosedur dan memberikan pelayanan sesuai mekanisme. Laporan khusus KIP juga harus diperhatikan, sudah disusun atau belum, dan apakah sudah dilaporkan ke PPID Utama atau KI,” tutur Agus.

Dia menambahkan tantangan dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik perlu dipetakan dengan baik sehingga dapat menjadi umpan balik (feedback) untuk perbaikan layanan ke depan. Berikut daftar 31 kelurahan yang mempresentasikan E-Monev 2025 pada hari keenam, yaitu Kebon Kelapa, Kelapa Gading Barat, Kebon Kosong, Kelapa Gading Timur, Kebon Pala, Kemayoran, Kelapa Dua Wetan, dan Kenari.

Kemudian, Kelurahan Klender, Kuningan Timur, Koja, Kwitang, Kramat Jati, Lagoa, Krendang, Lubang Buaya, Makasar, Menteng Atas, Malaka Jaya, Meruya Selatan, Malaka Sari, Munjul, Marunda, dan Pademangan Barat. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.