Prestasi Menggema! Gubernur Pramono Sambut Hangat Kafilah DKI di Balai Kota Jakarta

Selasa, 18 Nov 2025, 13:45 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima secara resmi kafilah DKI Jakarta yang telah berjuang dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional ke-28 Tahun 2025. Penyambutan dilaksanakan di Balai Kota Jakarta pada Selasa 18 November sebagai bentuk penghormatan atas usaha para peserta yang bertanding di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 9-19 Oktober lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono memberikan apresiasi kepada 16 anggota kafilah yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan bagi Jakarta. Ia menegaskan pentingnya menjaga semangat, niat yang tulus, serta konsistensi dalam mempelajari dan mengamalkan ilmu Al-Qur’an sebagai dasar pembinaan generasi qurani.

Ket. Foto: — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Sebagai bentuk rasa syukur atas prestasi yang diraih 16 anggota kafilah, kami memberikan apresiasi kepada para juara. Segala pencapaian ini hendaknya menjadi lecutan semangat untuk terus mengembangkan diri, melakukan evaluasi, dan menjaga kemurnian niat dalam mempelajari kalam Ilahi."

Gubernur Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta berkomitmen penuh dalam mendukung pembinaan Qori dan Qoriah, Hafiz dan Hafizah, serta seluruh penggiat ilmu Al-Qur’an dan hadis. Ia menyampaikan harapannya agar Jakarta dapat terus mencetak generasi yang berkarakter, berakhlak baik, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam mendukung perjalanan kafilah DKI selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, keberhasilan yang diraih merupakan hasil kerja bersama yang mencerminkan kebersamaan dalam memuliakan nilai-nilai keagamaan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kafilah DKI Jakarta. Peran Anda sangat berarti dalam keberhasilan mereka. Semoga prestasi ini menjadi bagian dari upaya membangun mental spiritual masyarakat Jakarta yang unggul, berakhlak mulia, serta semakin mencintai nilai-nilai keislaman."

STQH Nasional 2025 sendiri diikuti 38 provinsi dengan total peserta mencapai 1.027 orang yang bertanding dalam empat cabang utama. Cabang tersebut meliputi tilawah Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, serta musabaqah Al-Qur’an yang menjadi kompetisi paling ditunggu setiap tahun.

Dalam ajang tersebut, kafilah DKI Jakarta berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi. Pertama adalah Peringkat II Juara Umum yang menandai keberhasilan peserta dalam meraih nilai tinggi di berbagai kategori lomba. Penghargaan ini menjadi bukti kuatnya pembinaan dan kualitas peserta dari Jakarta.

Kafilah DKI juga membawa pulang penghargaan Peringkat III Pawai Ta’aruf dan Kendaraan Hias yang menampilkan kekayaan budaya serta kreativitas visual. Penampilan ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian pembukaan ajang STQH Nasional di Kendari.

Penghargaan ketiga yang diraih adalah Predikat Terbaik Pameran Keagamaan yang menjadi salah satu stan paling ramai dikunjungi. Setiap harinya pameran tersebut mampu menarik hingga 1.000 pengunjung yang tertarik menikmati tampilan edukatif dan interaktif yang disajikan kafilah DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta berharap apresiasi yang diberikan dapat memotivasi para peserta untuk terus mengembangkan kompetensi dalam bidang ilmu Al-Qur’an dan hadis. Pembinaan berkelanjutan menjadi fokus utama demi mencetak generasi qurani yang semakin kuat dan mampu berkontribusi dalam kehidupan masyarakat.

Gubernur Pramono menegaskan bahwa pembinaan talenta keagamaan akan terus menjadi perhatian strategis bagi Pemprov. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan keagamaan yang berkualitas dan berkelanjutan di seluruh wilayah Jakarta.

Kegiatan penyambutan kafilah ini menjadi simbol apresiasi sekaligus komitmen pemerintah dalam memajukan nilai-nilai spiritual di ibu kota. Keberhasilan kafilah DKI di STQH Nasional menambah daftar panjang prestasi Jakarta dalam ajang keagamaan tingkat nasional.

Dengan prestasi yang telah diraih, Jakarta diharapkan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan pencapaiannya pada kompetisi berikutnya. Pemprov memastikan dukungan pembinaan akan diperkuat agar para peserta dapat berkembang lebih baik dan mampu membawa nama Jakarta di tingkat nasional maupun internasional.

Ke depan, berbagai program pembinaan akan dilanjutkan melalui kolaborasi lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, dan dukungan pemerintah. Tujuannya adalah mencetak generasi Qurani yang tidak hanya memiliki kecerdasan spiritual, tetapi juga berakhlak mulia dan berdampak bagi kemajuan masyarakat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.