Nigeria Tersingkir, Pelatih Tuduh RD Kongo Gunakan ‘Voodoo’ di Playoff Piala Dunia
Selasa, 18 Nov 2025, 09:05 WIBLAGOS, NIGERIA - Pelatih tim nasional Nigeria melontarkan tudingan mengejutkan dengan menuduh Republik Demokratik Kongo melakukan praktik âvoodooâ setelah peluang mereka lolos ke Piala Dunia 2026 sirna dalam kekalahan adu penalti pada final playoff zona Afrika.
Nigeria dan RD Kongo bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu pada laga di Rabat, Minggu lalu, sebelum tim Afrika Tengah itu menang 4-3 lewat drama adu penalti. Kemenangan tersebut mengantar mereka ke babak playoff antarkonfederasi di Meksiko pada Maret mendatang.
Dalam konferensi pers seusai laga, pelatih Eric Chelle mengatakan seorang anggota tim RD Kongo âmelakukan voodoo, setiap kali, setiap kali, setiap kaliâ.
âItu yang membuat saya agak gugup,â ujar Chelle, eks pemain internasional Mali yang mulai menangani Nigeria sejak Januari.
Chelle sebelumnya sudah mengakui bahwa laga di Maroko âakan sangat sulitâ. Sambil memperagakan gerakan tangan, ia mengatakan melihat seseorang dari pihak RD Kongo melambaikan tangan seakan-akan menaburkan sesuatu. âSaya tidak tahu apakah itu air atau sesuatu yang lain,â ujarnya.
Adu penalti berlangsung menegangkan, dengan empat tendangan berhasil ditepis dan satu lainnya melenceng. Kapten RD Kongo, Chancel Mbemba, mampu mengabaikan lemparan botol dari tribune serta hujan deras untuk mengeksekusi penalti penentu kemenangan. Negeri kaya mineral itu kini selangkah lebih dekat kembali ke panggung dunia setelah absen panjang.
Nigeria, yang berada 19 peringkat di atas RD Kongo dalam ranking FIFA, sejatinya lebih difavoritkan. Namun kekalahan ini membuat Super Eagles gagal lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntunâsesuatu yang terakhir terjadi sebelum debut mereka pada 1994.
Sementara Nigeria kerap tampil di putaran final, RD Kongo baru sekali mencicipi Piala Dunia, yakni pada 1974 ketika negara itu masih bernama Zaire.
Federasi Sepak Bola Nigeria (NFF) dalam pernyataan resminya menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada publik, menyebut kegagalan ini sebagai âmomen kesedihan mendalam bagi sepak bola Nigeriaâ.
âGagal lolos untuk kedua kalinya berturut-turut adalah kekecewaan dengan beban besar dan luka emosional,â tulis federasi itu dalam unggahan di media sosial.
Presiden Bola Tinubu juga menyerukan agar para pemain âmelupakan kekalahan tersebutâ dan segera fokus mempersiapkan diri untuk Piala Afrika di Maroko, yang akan berlangsung pada 21 Desember hingga 18 Januari.
- nigeria
- Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Afrika
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Piala Afrika: Mesir Singkirkan Juara Bertahan Pantai Gading, Nigeria Tantang Maroko di Semifinal
-
Kampung Siaga Bencana Hadir di Makassar, Ini Upaya Baru Lindungi Warga
-
Kejagung Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Delpedro dan Kawan-kawan di Kasus Demonstrasi Agustus 2025
-
AFC Perluas Liga Champions Asia Jadi 32 Tim Mulai Musim 2026-27
-
Putin: Russia Siap Pasok Minyak dan Gas ke Eropa Jika Diminta
-
RI dan Jepang Makin Kompak Garap Energi Bersih
-
Kementan Targetkan Efisiensi Anggaran Subsidi Pupuk hingga 20 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.