Kemenag: Toleransi Jangan hanya Slogan Semata

Selasa, 18 Nov 2025, 03:03 WIB

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa toleransi tidak boleh berhenti sebagai slogan semata, tetapi harus hadir dalam perilaku yang menjunjung harmoni sosial dan kemanusiaan.

“Indonesia adalah rumah bersama. Karena itu, nilai rukun, saling menghormati, dan cinta kemanusiaan harus selalu kita jaga,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag), Abu Rokhmad di Jakarta, Senin (17/11).

Ket. Foto: Doa lintas iman saat gelaran Harmony Fun Walk yang diinisiasi Kementerian Agama di Jakarta, Minggu (16/11/2025). — Sumber: Antara

Abu mengatakan harmoni antaragama merupakan prasyarat penting bagi keberlanjutan kehidupan berbangsa. Sebesar apapun potensi sumber daya manusia dan kekayaan alam yang dimiliki, tidak akan menghasilkan kemaslahatan tanpa fondasi kerukunan.

Menurutnya, Kemenag telah menggelar berbagai kegiatan dalam menyambut Hari Toleransi Internasional sejak sebulan ke belakang, seperti Expo Syiar Budaya Islam, Workshop Pemetaan Potensi Sosial Keagamaan, Bimbingan Remaja Usia Nikah, Ngaji Budaya, hingga Kompetisi Film Islami.

Kemenag juga menggelar Harmony Fun Walk yang bertepatan dengan hari bebas kendaraan di Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (16/11). Kendati demikian, masih ada kegiatan-kegiatan lain yang akan menghiasi momentum Hari Toleransi.

“Setelah kegiatan hari ini, rangkaian masih berlanjut dengan Ijtima Ulama Tafsir Al Quran, Interfaith Harmony untuk Pemuda, Penyerahan Sertifikasi Wakaf, Festival Majelis Taklim, Sakinah Family Run, hingga Konser Toleransi dan Cinta Kemanusiaan,” kata dia.

Ia berharap seluruh aktivitas lintas agama ini menjadi energi positif dalam memperkuat moderasi beragama. Abu menyampaikan apresiasi kepada para tokoh agama dan jajaran Kemenag atas kolaborasi yang terus terbangun. Abu mengungkapkan pentingnya kerja bersama dalam merawat semangat toleransi sebagai nilai sosial yang mengikat bangsa.

Dirjen Bimas Buddha, Supriyadi mengungkapkan bahwa cita-cita Indonesia emas akan terwujud apabila seluruh elemen bangsa hidup dalam suasana rukun. Ia menyebut harmoni sebagai syarat kemajuan sosial dan ekonomi.

Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija mengutip filosofi Vasudhaiva Kutumbakam bahwa seluruh manusia adalah satu keluarga besar. Menurutnya, nilai itu relevan dengan kehidupan keagamaan di Indonesia yang kaya tradisi dan kearifan lokal.

Rumah Bersama

Senada dengan Duija, Dirjen Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung menyampaikan Indonesia adalah rumah bersama yang dibangun atas prinsip persaudaraan. Ia mengungkapkan pentingnya menjaga ruang publik sebagai tempat perjumpaan antariman.

Sementara itu, Pemerintah Kota Singkawang, Kalbar meneguhkan kembali komitmennya sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia melalui penyelenggaraan Konferensi Kota Toleran (KKT) yang digagas Setara Institute, di Singkawang, Senin.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, pertemuan ini menjadi ruang strategis bagi kepala daerah untuk berbagi pengalaman dalam menguatkan nilai toleransi di daerah masing-masing. “Singkawang menjadi tuan rumah KKT 2025, dan ara kepala daerah dari enam kota peraih 10 besar Kota Tertoleran 2024, yakni Salatiga, Semarang, Pematang Siantar, Sukabumi, Bekasi dan Kediri,” ujarnya. Ant/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.