Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerakan Pangan Murah untuk Meningkatkan Daya Beli Masyarakat Bangka Tengah

📅 Selasa, 18 Nov 2025, 23:55 WIB | Oleh:
Gerakan Pangan Murah untuk Meningkatkan Daya Beli Masyarakat Bangka Tengah Doc: Antara
Ket. Pemkab Bangka Tengah menggelar GPM di Desa Kayu Besi, Selasa (18/11/2025).

Koba, Babe - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar gerakan pangan murah (GPM) di Desa Kayu Besi dengan menyediakan sejumlah kebutuhan pokok, sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah Dian Akbarini di Koba, Selasa, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau, khususnya menjelang hari besar dan untuk mendukung pengendalian inflasi daerah. 

“Kami menghadirkan berbagai komoditas dengan harga yang lebih murah dari pasaran agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok secara lebih mudah dan terjangkau,” katanya.

Komoditas yang disediakan dalam kegiatan tersebut antara lain beras kemasan 5 kilogram seharga Rp75.000 sebanyak 1 ton dan beras Kita kemasan 5 kilogram dengan harga yang sama sebanyak 100 kilogram. 

Selain itu, tersedia minyak goreng Minyakita kemasan 2 liter seharga Rp31.000 sebanyak 180 liter dan minyak goreng merek Fortune kemasan 1 liter seharga Rp18.500 sebanyak 120 liter.

Komoditas gula yang disalurkan meliputi gula Indosugar kemasan 1 kilogram seharga Rp17.500 sebanyak 125 kilogram dan gula Gulavit kemasan 1 kilogram seharga Rp18.000 sebanyak 100 kilogram.

Untuk kebutuhan bahan pokok lain, tepung SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp59.000 disiapkan sebanyak 1.750 kilogram serta tepung terigu merek Segitiga Biru kemasan 1 kilogram seharga Rp12.000 sebanyak 48 kilogram.

Adapun komoditas minuman yang disediakan yaitu minuman kemasan Tebs 250 mililiter seharga Rp42.000 per 12 botol sebanyak 5 pak, air mineral Cleo kemasan 220 mililiter seharga Rp25.000 per 24 botol sebanyak 20 pak, dan Cleo kemasan 550 mililiter seharga Rp50.000 per 24 botol sebanyak 5 pak.

Dian Akbarini menegaskan kegiatan GPM ini akan terus digelar di beberapa desa lain untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap beban belanja masyarakat bisa berkurang, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.