Bahaya Asbes, Operasional Sekolah di Australia Dihentikan

Senin, 17 Nov 2025, 16:37 WIB

CANBERRA - Lebih dari 70 sekolah di Canberra, ibu kota Australia, diinstruksikan untuk ditutup pada Senin (17/11) karena meningkatnya kekhawatiran tentang kemungkinan kontaminasi asbes dari produk pasir dekoratif.

Pemerintah Wilayah Ibu Kota Australia (Australian Capital Territory/ACT) mengatakan 71 dari 94 sekolah negeri di Canberra dan daerah pinggiran sekitarnya akan ditutup pada Senin setelah audit menemukan penggunaan luas produk pasir yang terdeteksi mengandung asbes.

Hal ini terjadi setelah 24 sekolah dan prasekolah ACT ditutup penuh atau sebagian pada Jumat (14/11), dan dua sekolah dibuka kembali pada Senin.

Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (Australian Competition and Consumer Commission/ACCC) pada Rabu (12/11) mengeluarkan pemberitahuan penarikan kembali (recall) jenis pasir warna-warni dekoratif setelah pengujian laboratorium mendeteksi asbes krisotil.

Pada Minggu (16/11), ACCC mengungkapkan bahwa asbes terdeteksi di empat produk pasir lainnya dan mengatakan produk-produk tersebut dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan masyarakat.

Menteri Pendidikan ACT Yvette Berry mengatakan kepada radio Australian Broadcasting Corporation (ABC) bahwa risiko kesehatan bagi siswa dan staf sekolah memang kecil, namun penutupan sementara sekolah dapat berlangsung hingga beberapa hari.

Dia menambahkan bahwa staf sekolah, petugas layanan gedung, dan sukarelawan menghabiskan akhir pekan untuk mengidentifikasi dan memetakan produk-produk pasir di sekolah, sehingga tim asesor dapat membersihkannya dengan aman.

ACCC pada Minggu mengatakan asbes yang dapat terhirup tidak terdeteksi dalam sampel mana pun yang diuji dan dianggap tidak mungkin dibersihkan kecuali produk pasirnya dihancurkan atau dihaluskan secara mekanis.

Ket. Foto: — Sumber: ABC News: Matt Roberts

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.