Kena Kartu Merah, Cristiano Ronaldo Terancam Absen di Awal Piala Dunia 2026
Jumat, 14 Nov 2025, 11:15 WIBJAKARTA - Cristiano Ronaldo menghadapi ancaman hukuman berat setelah diusir wasit dalam laga melawan Irlandia pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026. Insiden kartu merah tersebut bukan hanya merugikan Portugal di pertandingan itu, tetapi juga berpotensi membuat sang kapten melewatkan beberapa laga resmi, termasuk kemungkinan absen di putaran final Piala Dunia.
Pertandingan di Dublin itu berubah menjadi salah satu momen paling panas dalam karier internasional Ronaldo. Untuk pertama kalinya dalam 22 tahun dan lebih dari 220 penampilan, ia menerima kartu merah saat membela Portugal. Kejadian itu terjadi ketika Portugal tertinggal 0â2 dan sangat membutuhkan poin untuk mengamankan tiket otomatis menuju Piala Dunia.
Pada menit ke-61, Ronaldo terlibat duel fisik dengan Dara OâShea di dalam kotak penalti. CR7 kemudian terlihat melepaskan siku langsung ke arah pemain Irlandia itu. Wasit Glenn Nyberg awalnya hanya memberikan kartu kuning, namun VAR memintanya meninjau ulang. Keputusan berubah: kartu merah untuk tindakan kekerasan. Reaksi Ronaldo pun memicu suasana makin panasâmulai dari tepuk tangan sinis ke arah wasit hingga adu gestur dengan suporter tuan rumah.
Apa Kata Regulasi FIFA?
FIFA mengategorikan aksi siku, pukulan, tendangan, atau serangan fisik lain sebagai âviolent conductâ. Dalam regulasi Komite Disiplin, disebutkan bahwa pelanggaran berupa serangan kepada lawan dikenai âminimal tiga pertandingan larangan bermainâ.
Artinya, hukuman Ronaldo tidak berhenti pada satu laga kualifikasi saja. Jika Portugal kehabisan jadwal kualifikasi, sanksi akan otomatis dibawa ke pertandingan resmi berikutnyaâtermasuk putaran final Piala Dunia 2026. Situasi ini jarang terjadi, apalagi menimpa pemain sekelas Cristiano.
Berapa Laga yang Bisa Dilewatkan Ronaldo?
Beberapa skenario kini menjadi pertimbangan FIFA:
-
Jika diputuskan sebagai violent conduct: minimal tiga laga.
-
Jika dianggap serious foul play: setidaknya dua laga.
-
Jika dikategorikan sebagai agresi tanpa merebut bola: potensi hukuman lebih panjang.
Dengan indikasi kuat bahwa aksinya masuk kategori kekerasan, kemungkinan besar Ronaldo akan menjalani hukuman tiga pertandingan. Dalam skenario terburuk, sebagian atau seluruh sanksi itu bisa diberikan saat Piala Dunia 2026 berlangsung, terutama jika Portugal menyelesaikan sisa kualifikasi tanpa banyak laga tersisa.
Dampak Besar untuk Portugal dan CR7
Kartu merah ini sekaligus memperlihatkan tekanan besar yang masih membayangi Ronaldo di usia 40 tahun. Portugal tampak kehilangan arah setelah kepergian sang kapten dari lapangan, menandakan ketergantungan emosional yang masih kuat terhadap ikon mereka.
Kini, keputusan akhir berada di tangan Komite Disiplin FIFA. Dengan sorotan global dan banyak pihak menilai tindakan Ronaldo sebagai serangan langsung, peluang melihat CR7 absen sejak matchday pertama Piala Dunia semakin besar.
Satu kartu merah dapat mengubah jalannya pertandingan. Namun bagi Cristiano Ronaldo, insiden ini bisa mengubah seluruh perjalanan di Piala Dunia 2026.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan
Berita Terkait:
-
Mesir Andalkan Salah untuk Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Perkuat Distribusi Air ke Petani: Menteri PU Instruksikan Pembangunan Saluran Tersier
-
Pemberangkatan Jamaah Haji NTB Tetap Sesuai Jadwal 22 April 2026 Meski Perang di Timteng
-
Bogor Membludak! Ratusan Ribu Wisatawan Tumpah Saat Lebaran
-
Harga Minyak Global Tembus $115 per Barel, Saham Asia Anjlok Seiring Eskalasi Konflik Timur Tengah
-
Pemerintah Kota Banjarmasin Bantu IKM Dapatkan Hak Cipta Merek
-
FIFA Tingkatkan Hadiah Piala Dunia 2026 hingga 15 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.