Kepulauan Seribu Gandeng KPK Bangun Budaya Antikorupsi di Sekolah

Kamis, 13 Nov 2025, 03:00 WIB

Jakarta - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat integritas kepala sekolah melalui kegiatan Bimbingan Teknis Keluarga Berintegritas bagi kepala sekolah di wilayah tersebut.

"Kepala sekolah adalah figur sentral dalam menjalankan program pendidikan sekaligus pelayan publik di bidang pendidikan, mengingat mutu sekolah dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan sangat dipengaruhi oleh integritas mereka," kata Inspektur Pembantu Kabupaten (Itbankab) Kepulauan Seribu, Romadona Dwi.

Ket. Foto: Kepala Sekolah dan pasangan di Kepulauan Seribu mengikuti Bimbingan Teknis Keluarga Berintegritas yang digelar Pemkab Kepulauan Seribu yang menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (12/11). — Sumber: Antara

Dia di Jakarta, Rabu (12/11), mengatakan bahwa integritas tersebut tidak hanya terbentuk dari ruang kerja tapi berakar dari keluarga.

Sebagai lingkungan pertama dan utama, dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab dan keteladanan.

Ia menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan pendampingan teknis dan kekuatan nilai integritas melalui peraturan agar tercermin dalam pelayanan publik di bidang pendidikan.

Dia berharap kegiatan ini dapat membangun kesadaran bahwa integritas dalam kepemimpinan berakar dari nilai yang diterapkan dalam keluarga.

Selain itu kegiatan ini juga menjadi bekal kepala sekolah agar mampu menjadi pemimpin keluarga, sebagai sumber keteladanan dalam menjaga konsistensi sikap jujur disiplin dan bertanggung jawab.

Tercatat peserta dalam kegiatan ini merupakan kepala sekolah beserta suami atau istri dari jenjang SD, SMP SMA dan SMK di lingkup Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu, Muhammad Thohari mengatakan, kegiatan Keluarga Berintegritas memberi dampak positif bagi para kepala sekolah dalam menjaga nilai-nilai kejujuran.

Menurut dia, hal ini sangat positif untuk mengawali pencegahan deteksi dini tindak korupsi sehingga kepala sekolah bisa hati-hati.

"Semua itu dimulai dari lingkungan keluarga, maka pasangan harus saling dukung dan saling mengingatkan agar ke depan jika ada kegiatan yang berpotensi penyimpangan dapat saling mengantisipasi," kata dia.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tampil Impresif di Debut, Anthony Gordon Siap Berperan Jadi Penyerang Nomor 9 di Barcelona

Dinsos Ambon Buka Peluang Adopsi Bayi Terlantar, Ini Syarat dan Prosedurnya

Kemnaker–JICA Perkuat Kualitas da n Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang.

Teofimo Lopez Bidik Gelar Juara Sejati Usai Rajai Kelas Welter WBA

Hasil Liga Italia: AS Roma Bantai Fiorentina 4-0 di Olimpico

Karhutla Indonesia Dapat Respons Negara Tetangga Lewat ASEAN, Kedaulatan RI Tetap Dihormati

Hasil Liga Inggris: Chelsea Menangi Derbi London 3-2 Atas Fulham

Donyell Malen Menggila! AS Roma Bantai Fiorentina 4-0 Tanpa Ampun

CKG di Lebak Telah Sasar 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

Amerika Serikat Bakal Naikkan Biaya Visa Kerja H-1B hingga Rp1,82 Miliar

Chelsea Menang Dramatis 3-2 atas Fulham, Drama Lima Gol Warnai Laga Sengit!

Jangan Cuek! Wawalkot Ingatkan ASN Wajib Tindak Lanjuti Laporan Warga

Perkuat Konektivitas, Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih di Kota Bima Diresmikan

Satgas TNI Hadir di Nias Selatan, Pembangunan Jembatan Baru untuk Percepat Pemerataan

Gubernur Andra Soni Tegaskan Banten Bertekad Jadi Pionir Pelayanan Pertanahan Modern

Isu Penggeledahan Pengusaha Terkait TPPU Viral, Ini Klarifikasi Kejati Jambi

Polisi Ungkap Pencurian Emas Rp350 Juta di Pacitan

3 Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Diresmikan di Bima, Akses Warga Kini Makin Mudah

120 Calon Bintara TNI AD Berebut Lolos di Manado, Pangdam Ungkap Syarat Pentingnya

Asep Minta Politik Bekasi Tak Sekadar Adu Kepentingan, Kemajuan Daerah Harus Jadi Tujuan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.