Van Gaal Buka Peluang Kembali Latih Timnas Belanda, Meski Akui Belum Dihubungi KNVB

Rabu, 05 Agu 2026, 00:05 WIB

AMSTERDAM – Pelatih veteran Louis van Gaal membuka peluang untuk kembali menangani Tim Nasional Belanda jika memang dibutuhkan. Meski mengaku belum mendapat kontak dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), pria yang akan berusia 75 tahun pada Sabtu itu tidak menutup kemungkinan menjalani periode keempat sebagai pelatih De Oranje.

Nama Van Gaal kembali mencuat di tengah pencarian pelatih baru Timnas Belanda setelah Ronald Koeman dikabarkan mengundurkan diri menyusul kegagalan Belanda tersingkir pada babak 32 besar Piala Dunia tahun ini usai kalah dari Maroko.

Ket. Foto: Pelatih veteran Louis van Gaal. — Sumber: Istimewa

Van Gaal sebelumnya telah tiga kali menangani Timnas Belanda. Ia membawa De Oranje finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2014 setelah mencapai semifinal, kemudian kembali memimpin tim pada 2021 hingga membawa Belanda lolos ke perempat final Piala Dunia 2022 di Qatar.

Sejak itu, Van Gaal tidak lagi melatih secara penuh. Ia fokus menjalani pemulihan setelah melawan kanker sekaligus menjadi penasihat dewan direksi Ajax Amsterdam.

"Saya selalu ingin membantu KNVB, sama seperti saya ingin membantu Ajax. Dengan skuad yang dimiliki saat ini, peluang itu ada. Saya yakin Belanda masih berpotensi menjadi juara Eropa maupun juara dunia karena sekitar 95 persen pemainnya berkarier di luar negeri dan sebagian besar membela klub-klub besar," kata Van Gaal dalam wawancara dengan Voetbal International.

Meski demikian, Van Gaal menegaskan hingga kini belum ada komunikasi dari KNVB. Ia juga mengaku heran karena federasi tampaknya kesulitan menemukan sosok yang tepat untuk menggantikan Koeman.

Menurut laporan media Belanda, mantan pelatih Liverpool Arne Slot telah menolak tawaran tersebut pekan lalu. Penolakan serupa juga datang dari manajer Manchester United Erik ten Hag.

Sementara itu, Direktur KNVB Nigel de Jong, yang bertanggung jawab atas proses pencarian pelatih baru, dikabarkan telah menggelar pembicaraan intensif dengan Michael Reiziger, mantan bek Barcelona dan AC Milan yang saat ini menangani Timnas Belanda U-21.

Van Gaal menilai situasi tersebut menjadi alasan namanya kembali dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Belanda.

"Yang terjadi sekarang hanyalah mereka belum menemukan siapa pun, lalu nama saya muncul lagi. Itu terasa cukup aneh bagi saya."

Ia juga mengingatkan bahwa empat tahun lalu banyak pihak mengkritik gaya bermain Belanda di bawah arahannya, meski tim mampu melaju hingga perempat final Piala Dunia Qatar dan hanya tersingkir lewat adu penalti.

"Saat itu mereka mengatakan sepak bola kami tidak cukup bagus. Sekarang orang-orang yang sama menganggap saya sosok yang ideal? Saya sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya diinginkan KNVB."

Van Gaal mengakui telah tiga kali menjadi pelatih Timnas Belanda sehingga jika suatu saat kembali melatih, kemungkinan besar bukan di negaranya sendiri. Namun, ia tetap memberikan isyarat bahwa segala kemungkinan masih terbuka.

"Kalau saya kembali melatih, mungkin seharusnya bukan di Belanda. Tapi bersama saya, Anda tidak pernah tahu. Saya justru merasa lebih bugar dibandingkan empat tahun lalu."

Sepanjang karier kepelatihannya, Van Gaal dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses di Eropa. Ia pernah menangani sejumlah klub elite seperti Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester United, serta meraih berbagai gelar domestik maupun internasional.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.