Forum Invest in Islands Siap Majukan Daerah Kepulauan dan 3T

Rabu, 12 Nov 2025, 12:11 WIB

JAKARTA — Para inisiator Invest in Islands bertemu dengan tokoh pariwisata nasional Sandiaga Salahuddin Uno di Nur Corner S28, Jl. Sisingamangaraja No. 28 Jakarta, dalam rangka membahas kolaborasi strategis untukimplementasi ekonomi biru di Indonesia dan pariwisataberkelanjutan di wilayah kepulauan serta daerah (3T) dan perbatasan Indonesia.

Pertemuan ini mempertemukan tiga inisiator utama — Rahtika Diana (Founder Beyond Borders Indonesia), Prasetya Yoga Santoso (Communication & Branding Expert), dan Panca R. Sarungu (Tourism Expert) — bersama Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2019-2024 yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Indonesia Health and Sport Tourism Society (IHTS).

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

Rahtika selama ini daerah kepulauan sering dianggap sebagai beban pembangunan. Melalui Invest in Islands, kami ingin mengubah narasi itu menjadi peluangdari pinggiran menuju pusat pertumbuhan, dari kedaulatan menuju kemakmuran.

"Invest in Islands merupakan forum kolaboratif yang menghubungkan kepemimpinan daerah, modal, dan komunitasuntuk mendorong investasi berkelanjutan di wilayah kepulauan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/11).

Ia menambahkan forum ini hadir sebagai alternatif baru dari business matching konvensional bukan sekadar ajang transaksi, melainkan ruang dialog dan kolaborasi jangka panjang yang berfokus pada transformasi dan kemitraan berkelanjutan .

Dalam pertemuan tersebut, Sandiaga Uno menyampaikanapresiasinya terhadap forum ini. Invest in Islands adalah inisiatif yang selaras dengan visi pemerintah untuk membangun wilayah kepulauan dan daerah 3T terutama dibidang pariwisatsa.

"Saya melihat potensi luar biasadari kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas lokal. Ini bukan hanya soal investasi, tetapi tentang membuka peluang dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat kepulauan,” ujarnya.

Sandiaga menambahkan, pendekatan Invest in Islands yang berbasisdialog, dan jejaring lintas sektor sangat relevan dengan arahkebijakan pengembangan destinasi pariwisata yang inklusif dan berdaya saing.

"Melalui forum semacam ini, potensi daerah tidakhanya dipromosikan, tetapi juga dikoneksikan secara strategisdengan investor, pelaku usaha, dan komunitas, sehinggamenciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," katanya.

Sedangkan Prasetya Yoga Santoso menekankan pentingnya strategi komunikasi dan branding daerah.

“Forum ini membantu kepala daerah memperkuat citrawilayahnya sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang siaptumbuh. Kami ingin membangun jembatan komunikasi yang efektif antara visi daerah dan minat investor,” ujarnya.

Sementara itu, Panca R. Sarungu menambahkan dari perspektif pariwisata, dimana daerah 3T memiliki kekayaan budaya dan alam luar biasa.

"Dengan konsep blue tourism dan impact investment, kita bisamenciptakan model pariwisata yang tidak hanya menarik, tetapijuga memberdayakan masyarakat lokal," katanya.

Pertemuan di Nur Corner S28 ini menjadi langkah awal menuju seri dialog berkelanjutan secara berkala, yang akan mempertemukan kepala daerah, investor, dan pemangkukepentingan strategis. Forum berikutnya akan menampilkan Kepala Daerah sebagai salah satu kepala daerah yang siap memperkenalkan potensi wilayahnya untuk pengembangan pariwisata.

“Tujuan kami bukan sekadar membuat kesepakatan, tapimembangun kolaborasi berkelanjutan, yang menyatukan para kepala daerah dengan mitra dari berbagaisektor, baik di dalam maupun luar negeri.” tutup Rahtika Diana.

  • Transportasi Daerah Kepulauan

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.