KTT Iklim PBB di Brasil Dibuka

Rabu, 12 Nov 2025, 00:15 WIB

BELEM - Para pemimpin dunia telah berkumpul di Kota Belem, Brasil utara, untuk menghadiri KTT iklim tahunan PBB yang dikenal sebagai COP30. Pertemuan di lokasi hutan hujan Amazon ini didedikasikan untuk menemukan cara-cara melawan perubahan iklim.

Simon Stiell, sekretaris eksekutif Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim, mengatakan bahwa sangat penting bagi para pemimpin untuk menghasilkan hasil yang kuat dan jelas.

Ket. Foto: — Sumber: NHK

"Di Belem, kita harus memadukan dunia negosiasi dengan tindakan yang dibutuhkan dalam perekonomian riil," ucap dia.

Pada tahun 2015, para pemimpin menandatangani Perjanjian Paris yang bersejarah tentang upaya menangani perubahan iklim, yang menjanjikan upaya untuk membatasi pemanasan global hingga kurang dari 1,5 derajat Celsius di atas tingkat praindustri.

Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, menyampaikan, "Tanpa Perjanjian Paris, dunia akan hancur karena pemanasan katastrofe hampir 5 derajat pada akhir abad ini. Kita bergerak ke arah yang benar, tetapi dengan kecepatan yang salah."

Para pemimpin di KTT tahun ini telah mengajukan target baru untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Namun, target tersebut masih jauh dari target 1,5 derajat. Negara-negara kepulauan yang menghadapi dampak langsung perubahan iklim menyerukan langkah-langkah untuk mengisi kesenjangan tersebut.

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah mencabut kebijakan iklimnya dan memangkas pendanaan. AS juga tidak mengirimkan satu pun pejabat tinggi ke KTT tersebut. Hal ini membuat para peserta menghadapi hambatan serius dalam upaya mengadopsi solusi yang efektif.

Konferensi COP30 berlangsung hingga Jumat 21 November. ils/NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.