Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Relawan Tagana Lebak Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem 

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 09:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Relawan Tagana Lebak Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem  Doc: ANTARA
Ket. Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana alam, akibat peningkatan curah hujan tinggi dengan intensitas sedang dan lebat disertai angin kencang serta petir/kilat.

LEBAK – Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana alam akibat peningkatan curah hujan tinggi dengan intensitas sedang dan lebat disertai angin kencang serta petir/kilat.

"Kita siaga dan waspada bencana alam, karena beberapa hari kedepan curah hujan cukup tinggi," kata Ketua Tagana Kabupaten Lebak Iwan Hermawan dalam keterangannya di Lebak, Minggu (09/11).

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa November 2025 sampai Februari 2026 sebagai puncak hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir.

Kondisi demikian, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan potensi bencana alam, seperti banjir, longsor, pergerakan tanah, pohon tumbang, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Tagana Kabupaten Lebak menginstruksikan kepada seluruh relawan di 28 kecamatan agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan untuk mengurangi risiko kebencanaan.

Saat ini, kata dia, pihaknya menyiapkan anggota Tagana sebanyak 223 orang dan terbagi di Posko Rangkasbitung serta Posko Lebak Selatan.

"Kita memberlakukan piket di posko siaga selama 24 jam dengan melibatkan relawan secara bergantian," katanya.

Iwan mengaku kesiapsiagaan di posko tersebut untuk melayani masyarakat jika terjadi bencana alam, maka relawan langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan evakuasi pertolongan dan penyelamatan.

Selain itu, para relawan di bawah naungan Dinas Sosial Kabupaten Lebak berkoordinasi bersama instansi terkait, untuk penanganan setelah bencana dengan memberikan pelayanan dasar terhadap warga yang terdampak.

Pelayanan dasar tersebut berupa pemenuhan konsumsi makanan dengan membuka posko dapur umum.

Selain itu, warga korban bencana alam dapat tinggal di tenda pengungsian, sehingga mereka lebih nyaman dan aman.

"Kami mengutamakan penyelamatan warga korban bencana alam dengan memberikan pelayanan dasar agar mereka tidak mengalami kerawanan pangan," katanya.

Iwan mengatakan pihaknya menyiapkan peralatan evakuasi, seperti perahu karet, pelampung, mobil rescue, serta kendaraan dapur, tenda pengungsian, dan kebutuhan logistik.

Begitu juga menghadapi cuaca buruk, pihaknya menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah hingga pihak terkait dan elemen masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
KPK Panggil 13 Saksi di Jak...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.