• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kamar Anak Lebih dari Seka...

Kamar Anak Lebih dari Sekadar Ruangan, Punya Dampak Langsung pada Psikologi

Minggu, 09 Nov 2025, 19:35 WIB

JAKARTA – Kamar tidur anak bukan hanya menciptakan ruangan yang aman dan nyaman. Tidak hanya hanya dari sisi fungsional, kamar anak juga berdampak langsung terhadap kondisi psikologis mereka.

Menurut Fabiola Priscila, M.Psi., psikolog anak, kamar tidur merupakan ruang pribadi pertama bagi anak, dan lingkungan di dalamnya sangat memengaruhi emosi serta kualitas tumbuh kembang mereka.

Ket. Foto: Konferensi pers kampanye bertajuk “Ikea Play: Eksplorasi, Imajinasi, Inspirasi,” di Ikea Jakarta Garden City, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur pada hari Kamis (6/11). — Sumber: Ikea Indonesia

“Lingkungan yang terstruktur dan rapi membantu anak merasa tenang. Ini sangat memengaruhi kualitas tidur, konsentrasi saat belajar, hingga kemampuan mengatur emosi,” jelas Fabiola melalui keterangan tertulis pada hari Kamis (6/11).

Fabiola juga menekankan pentingnya pembagian zona dalam kamar anak agar setiap area memiliki fungsi yang jelas dan mendukung kebutuhan mereka terdiri dari zona tidur, zona bermain dan zona belajar.

Zona tidur harus tenang dan minim distraksi untuk memastikan kualitas istirahat anak. Zona bermain sebaiknya menyenangkan dan menstimulasi kreativitas anak dengan warna cerah, mainan edukatif, atau ruang bebas untuk bergerak.Zona belajar perlu dirancang untuk mendukung fokus, seperti menyediakan meja ergonomis, pencahayaan yang baik, dan tempat penyimpanan alat tulis yang tertata.

“Dengan pembagian zona yang tepat, anak belajar memahami fungsi tiap area dalam kamar,  yang secara tidak langsung membentuk kebiasaan positif sejak dini,” terang Fabiola.

Solusi Kamar Anak

Untuk mendukung keluarga memenuhi ketiga zona tersebut dalam kamar tidur anak Ikea Indonesia menghadirkan solusi praktis bagi keluarga untuk menciptakan kamar anak yang aman, nyaman, serta mendukung eksplorasi dan kemandirian.

Melalui kampanye bertajuk “Ikea Play: Eksplorasi, Imajinasi, Inspirasi,” Ikea mengajak para orang tua untuk melihat kamar tidur anak sebagai ruang penting yang berperan besar dalam tumbuh kembang dan kreativitas mereka.

“Bagi Ikea, kamar tidur anak bukan sekadar tempat beristirahat, melainkan ini adalah ruang belajar pertama bagi anak untuk mengembangkan kemandirian dan menumbuhkan kreativitas. Melalui kampanye ini, kami ingin menunjukkan bahwa menciptakan kamar impian anak tidak harus mahal atau rumit. Yang terpenting adalah memahami kebutuhan mereka dan memilih solusi yang tepat,” ujar Public Relations Manager Ikea Indonesia, Ririn Basuki melalui siaran pers pada hari Kamis (9/11).

Visi Ikea adalah menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang dan hal ini dimulai dari rumah. Meski sering kali kurang mendapat perhatian dibanding ruang tamu atau dapur, kamar tidur anak justru merupakan salah satu ruang terpenting karena anak-anak menghabiskan sebagian besar waktu mereka di sana.

“Penataan kamar tidur yang rapi dan sesuai kebutuhan membuat anak merasa lebih aman dan mandiri. Oleh karena itu, IKEA menyediakan berbagai solusi kamar anak yang terjangkau, adaptif, dan mudah diterapkan, bahkan di hunian dengan ruang terbatas,” tambah Ririn.

Tips Praktis Mendesain Kamar Anak

Menurut Alfinda Kristiana Rahardyana, Interior Design Leader Ikea Indonesia, kamar anak yang nyaman dan aman berperan penting dalam mendukung tidur berkualitas, kemandirian, dan kreativitas.

“Ketika anak memiliki ruang yang sesuai dengan kebutuhannya, mereka lebih semangat mengeksplorasi diri dan belajar mandiri. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami kebutuhan anak berdasarkan usia dan minat, serta melibatkan mereka dalam memilih warna, tata letak, atau dekorasi agar kamar terasa personal dan mencerminkan karakter anak,” jelas Alfinda.

Untuk menata kamar anak menjadi lebih nyaman, Ikea membagikan lima tips berikut. Gunakan perabot aman dan sesuai usia anak. Pilih furnitur multifungsi seperti tempat tidur dengan penyimpanan atau yang dapat dipanjangkan.

Selanjutnya terapkan pencahayaan yang baik dan meja belajar ergonomis untuk mendukung focus. Sediakan solusi penyimpanan yang mudah dijangkau (rak, kotak, label) agar anak belajar merapikan barang sendiri, Tambahkan dekorasi sesuai kepribadian anak untuk meningkatkan rasa kepemilikan.

Selain fungsionalitas dan estetika, aspek keselamatan juga tidak boleh diabaikan. Sudut furnitur tumpul, material yang ramah anak, dan tata ruang yang memberi ruang gerak membantu anak bebas bereksplorasi dengan aman setiap hari.

“Tujuan kami adalah membantu orang tua menciptakan kamar yang tidak hanya indah, tetapi juga fungsional, aman, sehingga dapat mendukung potensi anak,” ujar Alfinda.

Ririn menambahkan, Ikea selalu peduli terhadap kehidupan di rumah, karena rumah adalah tempat keluarga bertumbuh. Oleh karena itu, Ikea terus menyediakan inspirasi dan solusi untuk segala kebutuhan di rumah, termasuk kamar anak sebagai ruang penting untuk belajar, bermain, dan berkembang.

  • kamar anak
  • dampak psikologi
  • tiga zona kamar anak
  • Ikea Indonesia

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.