Wali Kota Bandung Siapkan Program Olahraga Tiga Kali Seminggu untuk Siswa
Rabu, 06 Mei 2026, 18:00 WIBBANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berencana meningkatkan frekuensi olahraga bagi siswa sekolah di Kota Bandung menjadi tiga kali dalam seminggu. Kebijakan tersebut disiapkan sebagai langkah pencegahan dini terhadap meningkatnya kecenderungan obesitas pada anak-anak sekolah.
Ia mengatakan, berdasarkan data hasil cek kesehatan gratis yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bandung, tingkat kecenderungan obesitas pada anak sekolah memang masih tergolong rendah, namun pertumbuhannya dinilai cukup tinggi sehingga harus segera diantisipasi.
âData dari hasil cek kesehatan gratis yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa tingkat kecenderungan obesitas anak-anak sekolah kita walaupun masih rendah tetapi pertumbuhannya tinggi,â ujar Wali Kota Farhan di Kantor PMI Kota Bandung, Senin (4/5).
Menurut dia, langkah yang harus dilakukan tidak hanya melalui edukasi pola makan sehat, tetapi juga dengan meningkatkan aktivitas fisik anak-anak di lingkungan sekolah. Karena itu, Pemkot Bandung tengah menyiapkan program olahraga rutin tambahan bagi pelajar.
Wali Kota Farhan mengungkapkan, saat ini kegiatan olahraga di sekolah umumnya hanya dilakukan satu kali dalam sepekan dengan durasi terbatas. Ke depan, Pemkot Bandung ingin mendorong pelaksanaan olahraga sebanyak tiga kali dalam seminggu dengan durasi minimal 30 menit setiap sesi.
âKami juga akan segera meluncurkan program olahraga seminggu tiga kali. Masing-masing 30 menit. Sekarang ini hanya seminggu sekali,â kata dia.
Ia menjelaskan, konsep olahraga tambahan tersebut tidak hanya berupa pelajaran olahraga formal, tetapi juga aktivitas aerobik dan permainan olahraga yang menyenangkan agar anak-anak lebih aktif bergerak.
âAda dua olahraga lain yang perlu diterapkan pada anak-anak ini. Satu aerobik, kemudian permainan apapun cabang olahraganya,â ungkap dia.
Untuk mematangkan program tersebut, Pemkot Bandung saat ini sedang melakukan penelitian bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Kedua perguruan tinggi tersebut dilibatkan karena memiliki kapasitas dalam pengembangan sport science sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Sistem Olahraga Nasional.
Wali Kota Farhan menilai pendekatan berbasis sport science penting agar program olahraga siswa tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar berdampak terhadap kesehatan anak dan pembentukan kebiasaan hidup aktif sejak dini. ils/I-1
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
- Cegah Obesitas
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pemkot Bandung Siapkan Penguatan Ketahanan Pangan
-
Walkot Farhan Wanti-wanti BPBD Bandung Akan Potensi Cuaca Ekstrem di Musim Kemarau
-
Wali Kota: Aktivasi Bandara Husein Perkuat Investasi dan Pariwisata Bandung-Malaysia
-
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur
-
Wali Kota Bandung Catat Asia Africa Festival 2026 Didatangi 259 Ribu Pengunjung
-
Wali Kota: Grand Design Kependudukan Jadi Panduan Bandung Menuju 2045
-
Satu Keluarga Meninggal Dunia, Badan Geologi Nyatakan Tidak Ada Indikasi Gas Berbahaya di Glamping Posong
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.