Budaya Melayu Pilar Penting Arah Pembangunan Nasional
Sabtu, 08 Nov 2025, 18:55 WIBKabupaten Muaro Jambi -- Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan budaya Melayu menjadi pilar penting arah pembangunan nasional yang berkarakter, beradab dan berkelanjutan mengingat pada saat wilayah tersebut menjadi salah satu kunci perdagangan dunia di masanya.
â"Kedigdayaan Melayu Jambi bukan sekadar mengenang kejayaan masa lalu, tetapi juga sebuah upaya reflektif âuntuk menegaskan kembali bahwa nilai-nilai budaya dan adat Melayu merupakan pilar penting dalam mendukung arah pembangunan," kata Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani saat membuka seminar nasional kedigdayaan Melayu Jambi di Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu.
Dalam kegiatan itu, ia kembali meyakinkan kepada masyarakat bahwa sejarah peradaban Melayu Jambi telah tercatat dalam naskah-naskah kuno sejak âabad ke-7 Masehi, dalam catatan Dinasti Tang dan Song di âTiongkok.
Hingga catatan peristiwa (kronik) India dan Arab, yang menjelaskan bahwa Jambi adalah pusat pelayaran dan perdagangan dunia yang menjadi penghubung antara timur dan barat belahan dunia.â
âWagub menjelaskan, bahwa Jambi pada masanya telah menjadi simpul penting dalam jaringan ekonomi dan budaya internasional, sekaligus menjadi âpintu gerbang peradaban nusantara, lebih jauh dari itu juga nilai-nilai adat yang telah berakar dalam prinsip adat bersendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah.
Budaya itu telah âmembentuk karakter masyarakat Jambi yang religius, terbuka, dan berkeadilan. Nilai-nilai tersebut hingga sekarang masih relevan untuk menjawab tantangan modernisasi dan globalisasi.
â
Dikatakan Wagub, âPemerintah Provinsi Jambi memberikan perhatian besar
âterhadap pelestarian budaya, termasuk di dalamnya âbudaya Melayu Jambi, karena budaya memiliki manfaat sangat penting dalam pembangunan manusia.
Hal ini âtercermin dalam salah satu misi pembangunan Provinsi âJambi dalam Rancanagan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi Tahun 2025-2029. Yaitu memantapkan keberlanjutan pembangunan dan âkualitas sumber daya manusia.
Dengan tujuan terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas, âberbudaya dan berkesetaraan gender, dan salah satu indikator âsasaran misi tersebut ialah indeks âpembangunan kebudayaan.
â
Menurutnya, seminar nasional yang diselenggarakan merupakan forum ilmiah
âdan strategis untuk menggali, mengkaji, dan merumuskan gagasan-gagasan baru mengenai peran budaya Melayu Jambi dalam mendukung arah pembangunan nasional.
â"Turunan misi tersebut pemerintah telah menetapkan 12 program prioritas, salah satu âprogram berfokus pada KCBN Muaro Jambi, selanjutnya pengembangan kawasan dan infrastruktur sektor pertanian, perdagangan, industri âdan pariwisata, Kawasan Ujung Jabung, KCBN Muaro Jambi, KSPN Danau Kerinci, dan Geopark Merangin," jelas Abdullah Sani.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
La Liga Spanyol: Barcelona Krisis Striker, Villarreal Datang dengan Percaya Diri
-
TPU Kampung Dukuh Jadi Tempat Peristirahatan Terakhir Hamdan ATT
-
Basarnas: Pencarian tiga nelayan Cilacap yang hilang kontak masih berlanjut
-
BEI Temui MSCI, Transparansi dan Tata Kelola Jadi Sorotan
-
DKI Akan Luncurkan Transjakarta Rute Blok M–Ancol pada Sabtu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.