Liga Champions, Bayern Muenchen Merasa Para Pendukungnya Diperlakukan Tidak Adil Aturan Polisi

Selasa, 04 Nov 2025, 19:30 WIB

PARIS - Kedatangan suporter tim tamu yang merupakan pendukung Bayern Muenchen diperlakukan tidak adil oleh aturan polisi Prancis. Atas kejadian ini, Bayern Muenchen melayangkan protes ke UEFA.

Kepolisian Paris mengeluarkan aturan Senin (3/11) sore waktu setempat untuk mengatur pembatasan kedatangan tim tamu yakni Bayern Muenchen tanpa melakukan komunikasi dengan pihak klub yang bermarkas di Allianz Arena ini. Bayern Muenchen memang dijadwalkan akan bertandang ke markas Paris Saint-Germain pada pekan keempat Liga Champions yang berlangsung di Parc des Princes, Paris, Rabu (5/11) pagi WIB.

Ket. Foto: bayern muenchen — Sumber: ist

"FC Bayern hanya diberitahu tentang langkah mengejutkan Kepolisian Paris hari ini, klub segera mengajukan protes pada pertemuan UEFA dan akan mengambil tindakan hukum lebih lanjut. Paris Saint-Germain mendukung langkah FC Bayern dalam hal ini," tulis Bayern Muenchen dalam keterangan resmi, Selasa.

Langkah yang diambil Kepolisian Paris ini membuat mobilitas dari penggemar Bayern Muenchen akan terganggu karena harus menggunakan transportasi publik untuk bisa masuk ke Parc des Princes setelah adanya pembatasan masuk lewat arah tol.

"Keputusan umum mempengaruhi semua penggemar dan menetapkan bahwa mereka harus berkumpul di tol luar kota sebelum pertandingan dimulai. Juga menetapkan antara lain, bahwa semua penggemar Bayern harus pergi ke stadion secara eksklusif dengan transportasi publik. Setelah pertandingan, semua orang harus kembali ke alat transportasi asli mereka," tulis Bayern Muenchen.

Pemberitahuan mendadak ini dinilai oleh pihak The Bavarians tidak adil karena dalam pertemuan terakhir tidak terdapat perubahan mengenai aturan pembatasan masuk para penggemar dari tim tamu. Di laga kali ini, tim asuhan Vincent Kompany akan mencoba menantang PSG selaku juara bertahan Liga Champions dengan bermodalkan tiga kemenangan beruntun di Liga Champions.

Bayern Muenchen juga tercatat telah memenangi 14 pertandingan beruntun dari 14 pertandingan yang dilakoni di semua kompetisi. Dengan modal tersebut, Harry Kane dan kawan-kawan berambisi untuk bisa mencuri tiga poin dari Paris.

Kompany Yakin

Sementara itu, pelatih Bayern Muenchen Vincent Kompany yakin bisa membungkam juara bertahan Liga Champions Paris Saint-Germain pada pekan keempat Liga Champions yang berlangsung di Parc des Princes, Paris, Rabu pagi WIB. Kompany mengaku bahwa The Bavarians harus tampil sempurna untuk bisa menuntaskan ambisinya dengan mencuri tiga poin dari markas PSG.

"Kami harus percaya kami bisa menang. Kami membutuhkan permainan yang sempurna, kami bertanding menghadapi juara bertahan Liga Champions dan salah satu favorit juara musim ini," ujar Vincent Kompany dalam keterangan resmi klub, Selasa.

"Ini adalah kesulitan ekstra dari pertandingan tandang. Kami harus percaya bahwa kami mempunyai peluang untuk menang," ujar pelatih asal Belgia ini. Harry Kane dan kawan-kawan datang ke markas PSG dengan bermodalkan tiga kemenangan beruntun di Liga Champions.

Selain itu, The Bavarians juga tercatat telah memenangi 14 pertandingan beruntun dari 14 pertandingan yang dilakoni di semua kompetisi. Dengan modal tersebut, Die Rotten berambisi untuk bisa mencuri tiga poin dari Paris dan terus memperpanjang tren positif tak terkalahkan di semua kompetisi.

Menghadapi laga kali ini, Kompany mengaku telah melakukan analisa terhadap permainan PSG yang dinilainnya selalu mempunyai detail baru di setiap pertandingan yang mereka jalani.  Menurut Kompany nantinya pertandingan ini akan ditentukan justru melalui detail-detail kecil yang tidak terpikirkan namun bisa menjadi kunci kemenangan.

"Mereka (PSG) selalu berkembang setiap saat. Pertandingan ini nantinya mungkin akan ditentukan lewat detail kecil yang terlewat," ungkap mantan pelatih Burnley ini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.