Membangun dari Nusantara: OIKN Libatkan Warga Lokal Wujudkan IKN Inklusif

Minggu, 02 Nov 2025, 22:40 WIB

PENAJAM PASER UTARA – Keterlibatan warga lokal dalam proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) sangat krusial untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, serta untuk mempertahankan budaya lokal.

Pemerintah melalui Otorita IKN (OIKN) mendorong pemberdayaan warga lokal dengan memberikan pelatihan, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong partisipasi aktif dalam semua tahapan pembangunan.

Ket. Foto: Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin, memberikan pengarahan kepada warga lokal yang bakal mengikuti pelatihan peningkatan SDM bersertifikasi. — Sumber: ANTARA/HO-dokumen Humas Otorita IKN

Warga lokal memegang peran penting dalam menjaga dan melestarikan keanekaragaman budaya serta kearifan lokal di tengah perkembangan IKN.

Warga lokal diharapkan dapat menikmati manfaat pembangunan IKN dalam bentuk peningkatan kualitas infrastruktur, layanan publik, dan kesehatan.

Keterlibatan aktif masyarakat lokal akan membangun rasa kepemilikan dan dukungan terhadap proyek IKN sebagai "kota peradaban" yang inklusif.

OIKN melibatkan warga lokal yang unggul dan berdaya saing dalam pembangunan IKN di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

"Pembangunan tidak hanya fokus infrastruktur, tetapi juga pengelolaan sumber daya manusia (SDM) berkualitas," ujar Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN Alimuddin ketika ditanya mengenai pembangunan SDM IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Minggu (2/11).

OIKN berkomitmen menghadirkan masyarakat lokal yang unggul dan berdaya saing sebagai bagian dari pembangunan IKN.

OIKN juga mendorong agar sedikitnya 30 persen tenaga kerja di perusahaan mitra yang beroperasi di IKN berasal dari masyarakat lokal, sebagai upaya berkelanjutan pemberdayaan masyarakat di wilayah deliniasi IKN.

Sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat peran dalam mendukung pembangunan dan pengelolaan kawasan IKN.

Kegiatan antara lain, pendidikan dasar satpam kualifikasi gada pratama, 47 siswa asal Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, disiapkan sebagai tenaga pengamanan lingkungan yang unggul, disiplin dan kompeten.

Pelatihan dan pendidikan yang diberikan

bertujuan untuk membentuk masyarakat sekitar IKN menjadi sumber daya yang siap bekerja dan memiliki standar kompetensi.

Dengan sertifikasi masyarakat lokal mampu bersaing dan tidak menjadi penonton pembangunan IKN.

Pendidikan dan pelatihan mendapatkan sertifikasi sebagai pengembangan kompetensi kerja, timpal dia lagi, menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperluas peluang karier di masa depan.

"Masyarakat lokal harus disiapkan menjadi pemain di IKN, dengan terus berlatih dan mempersiapkan diri," demikian Alimuddin.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.