- Home
-
- Megapolitan
-
- Kelurahan Jakarta Selatan ...
Kelurahan Jakarta Selatan Menjadi Contoh Penataan Lingkungan di Benyamin S Award
Jumat, 25 Sep 2026, 17:37 WIBJakarta - Sebanyak lima kelurahan di Jakarta Selatan menjadi percontohan penataan lingkungan lewat verifikasi lapangan Benyamin S Award Tahun 2026.
"Kebon Baru dan Menteng Dalam termasuk dari lima kelurahan yang terbaik, mereka dinilai telah melampaui standar yang ada," kata Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Firmanuddin Ibrahim di Jakarta, Jumat.
Benyamin S merupakan akronim dari Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera.
Tim Verifikasi Lapangan (Verlap) Benyamin S Award Tahun 2026 menyambangi lima kelurahan di Jakarta Selatan, yaitu Kelurahan Kebon Baru dan Menteng Dalam (Kecamatan Tebet), Kelurahan Jagakarsa (Kecamatan Jagakarsa), Kelurahan Cilandak Barat (Kecamatan Cilandak), dan Kelurahan Cipete Utara (Kecamatan Kebayoran Baru).
Dari total 65 kelurahan yang ada di Jakarta Selatan, baru lima kelurahan besar yang akan dinilai. Kelima kelurahan percontohan tersebut nantinya diproyeksikan untuk menjadi teladan bagi 60 kelurahan lainnya.
Firman optimistis bahwa program penataan melalui lomba Kampung Benyamin S ini dapat membawa dampak yang sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Selain itu, inisiatif ini diyakini mampu mengangkat prestasi Jakarta Selatan menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Dia berharap program ini tidak hanya berhenti pada wilayah percontohan saja, melainkan dapat menginspirasi seluruh kelurahan di wilayah Jakarta Selatan.
"Semangat penataan dan pembinaan lingkungan ini diharapkan mampu tertular dan diterapkan secara menyeluruh ke-60 kelurahan lainnya yang ada di kawasan Jakarta Selatan," ucapnya.
Sementara, Tenaga Ahli Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota yang juga Ketua Tim Penilai Lomba Benyamin S Award Tahun 2026, Nadin Asmaranjani, menjelaskan kelurahan yang dikunjungi hari ini merupakan bagian dari 52 kelurahan yang masuk dalam nominasi penilaian.
Peninjauan ini turut didampingi oleh tim penilai yang akan bertugas pada tahap 10 besar finalis.
"Fokus utama penilaian di sini meliputi aspek pemilahan sampah serta kategori kesejahteraan masyarakat. Termasuk, salah satu lokasi yang kami kunjungi adalah Rumah Batik Pal Batu yang menjadi suatu kebanggaan atas kegiatan mereka yang sangat bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.
Ia berharap, program-program yang telah berjalan, seperti pemilahan sampah, dapat diduplikasi dan diperluas ke lebih banyak RW di setiap kelurahan. Targetnya dalam satu tahun ke depan, setidaknya 50 persen RW dapat menerapkannya.
"Kami juga meminta pemanfaatan lahan secara maksimal dapat terus digalakkan dengan penuh semangat. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti sektor swasta melalui program CSR, pengembangan UMKM di Jakarta Selatan diharapkan mampu mendunia dan mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.