Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dirut Bulog Pastikan Beras Hasil Petani Indonesia Terjamin Kualitasnya

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Dirut Bulog Pastikan Beras Hasil Petani Indonesia Terjamin Kualitasnya Doc: antara foto
Ket. Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani

JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan seluruh beras yang didistribusikan kepada masyarakat merupakan hasil produksi petani dalam negeri dengan kualitas terjamin, sehat, dan layak konsumsi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Jadi perlu masyarakat ketahui bersama bahwa beras Bulog adalah beras yang berkualitas, beras yang sehat, dan beras yang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dan beras kebanggaan masyarakat Indonesia,” kata Rizal di sela peluncuran kemasan baru beras Befood Sentra Ramos di Jakarta, Minggu (2/11).

Bulog juga memastikan pasokan beras berasal langsung dari petani lokal di berbagai provinsi, mencerminkan komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan petani dan penguatan ketahanan pangan nasional.

“Yang namanya beras Bulog adalah beras yang bahan dasarnya diambil dari para petani seluruh Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Dengan kualitas yang konsisten dan distribusi merata, Bulog menegaskan perannya sebagai pelindung pangan rakyat, menghadirkan beras berkualitas tinggi yang dapat dibeli di pasar dan ritel modern seluruh Indonesia.

Bulog memastikan stok beras nasional berada dalam kondisi aman dengan total cadangan mencapai sekitar 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

Keberhasilan menjaga stok ini didukung penyerapan lebih dari 3 juta ton beras dari petani lokal, yang menjadi bukti nyata komitmen Bulog dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Bulog menjalin sinergi dengan petani di seluruh Indonesia, memastikan pasokan beras berasal dari hasil panen terbaik yang sesuai standar kualitas nasional.

"Beras-beras ini adalah beras-beras yang terbaik yang diberikan oleh petani Indonesia kepada Bulog dalam hal ini," kata Rizal.

Selain itu, Bulog juga rutin melakukan pemeliharaan beras sesuai prosedur, mulai pemeliharaan harian hingga triwulan, untuk menjaga kualitas dan memastikan beras layak dikonsumsi masyarakat.

BUMN pangan itu juga melakukan pengecekan acak mengenai kualitas beras secara berkala, memastikan setiap karung beras yang didistribusikan tetap sehat dan higienis bagi masyarakat.

Ia menekankan langkah bertingkat dan berkelanjutan terus dilakukan Bulog untuk menyiapkan beras sehat yang siap dikonsumsi.

Kendati demikian, apabila ada beras rusak, Bulog telah menyiapkan program reprocessing, yakni membersihkan dan mencuci ulang beras, sehingga beras yang layak tetap bisa dinikmati masyarakat.

Sementara untuk beras yang tidak layak konsumsi akan dialihkan menjadi pakan ternak, sehingga tidak ada bahan yang terbuang sia-sia dan tetap bermanfaat secara ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.