- Home
-
- Luar Negeri
-
- KTT APEC di Korea Selatan ...
KTT APEC di Korea Selatan Akan Berakhir Setelah Trump dan Xi Sepakat Redakan Ketegangan Perdagangan
Sabtu, 01 Nov 2025, 10:33 WIBGYEONGJU - Para pemimpin 21 negara Asia dan Pasifik akan mengakhiri forum ekonomi tahunan mereka pada hari Sabtu (1/11) setelah Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping menyetujui gencatan senjata sementara dalam perang dagang mereka, yang membuat seluruh dunia lega.
Associated Press melaporkan, KTT APEC tahun ini di kota Gyeongju, Korea Selatan, dibayangi oleh pertemuan Trump-Xi pada hari Kamis (30/10) yang berakhir dengan kedua pemimpin mengurangi langkah mereka sebelumnya dan meredakan ketegangan perdagangan mereka.
Pertemuan berisiko tinggi ini diselenggarakan di sela-sela KTT APEC. Trump, yang dikenal menolak multilateralisme, segera meninggalkan Korea Selatan setelah mencapai kesepakatan dengan Xi.
Dalam sesi pembukaan KTT APEC hari Jumat, Xi mengatakan Tiongkok akan mendukung perdagangan bebas global dan stabilitas rantai pasokan, tampaknya sebagai upaya untuk memposisikan negaranya sebagai alternatif bagi kebijakan proteksionis Trump.
Dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan ke KTT CEO yang diselenggarakan bersamaan dengan APEC, Xi mengatakan bahwa "Berinvestasi di Tiongkok berarti berinvestasi untuk masa depan."
Xi bertemu dengan rekan-rekannya dari Jepang, Kanada, dan Thailand secara bilateral pada hari Jumat. Ia akan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung pada hari Sabtu untuk pembicaraan empat mata yang menurut para pejabat Seoul akan membahas upaya-upaya untuk mencapai denuklirisasi dan perdamaian di Semenanjung Korea.
Agenda pertemuan Xi-Lee tersebut membuat marah Korea Utara, yang bukan anggota APEC. Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Pak Myong Ho, pada hari Sabtu mengecam Korea Selatan karena berbicara tentang "khayalannya" untuk mewujudkan denuklirisasi Korea Utara.
Ia mengatakan Korea Utara akan menunjukkan bahwa dorongan semacam itu hanyalah "khayalan" yang tidak akan pernah terwujud. Pernyataan Park dianggap memberikan tekanan pada Korea Selatan dan Tiongkok menjelang pertemuan puncak bilateral mereka.
Trump sebelumnya berulang kali menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un selama kunjungannya ke Korea Selatan, tetapi Korea Utara belum menanggapi. Trump dan Kim bertemu tiga kali pada 2018-2019, tetapi diplomasi nuklir mereka akhirnya gagal.
Korea Utara sejak itu berjanji untuk tidak mengajukan program nuklirnya yang sedang berkembang ke meja perundingan, tetapi para ahli mengatakan Korea Utara akan berupaya mendapatkan keringanan sanksi yang luas sebagai imbalan atas penyerahan sebagian program nuklirnya yang sedang berkembang.
Pertemuan APEC hari Jumat berfokus pada cara-cara untuk meningkatkan perdagangan dan investasi. Membuka sesi hari Sabtu, Lee mengatakan pertemuan tersebut akan membahas kerja sama di bidang kecerdasan buatan, tantangan demografi, dan industri budaya.
Sebagai negara tuan rumah, Korea Selatan telah mendesak para anggotanya untuk mengadopsi deklarasi bersama di akhir KTT APEC pada hari Sabtu. Dalam KTT APEC 2018 di Papua Nugini, para anggota gagal menghasilkan deklarasi bersama karena perselisihan perdagangan antara AS dan Tiongkok.
Pejabat Korea Selatan sebelumnya mengatakan bahwa mengeluarkan pernyataan bersama yang sangat mendukung perdagangan bebas tidak mungkin dilakukan karena adanya perbedaan posisi di antara anggota APEC.
Didirikan pada tahun 1989, APEC memperjuangkan perdagangan dan investasi bebas dan terbuka untuk mendorong integrasi ekonomi regional. Namun, kawasan APEC kini menghadapi tantangan seperti persaingan strategis antara AS dan Tiongkok, gangguan rantai pasokan, populasi yang menua, dan dampak AI terhadap lapangan kerja.
Strategi AS telah bergeser ke persaingan ekonomi dengan Tiongkok alih-alih kerja sama, dengan kenaikan tarif Trump dan agenda âAmerika Firstâ mengguncang pasar dan mengancam dekade-dekade globalisasi dan multinasionalisme.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Para Pemimpin APEC Adopsi Deklarasi Gyeongju, Dorong Perdagangan Inklusif di Asia Pasifik
-
HUT ke-498, Jakarta Ingin Masuk Jajaran 50 Kota Besar Dunia
-
Trump dan Xi Sepakat Redakan Perselisihan Tentang Tarif dan Tanah Jarang
-
Terbosan Baru, Petugas ATC di AirNav Diberikan Kompetensi Pilot
-
Siap-siap! Tangsel Buka Pendaftaran SPMB SMP pada 24 Juni
-
Presiden Prabowo ke Korea Selatan Hadiri KTT APEC di Busan
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah: Menang Perdana di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.