BMKG: Awal November, Sejumlah Kota di Jawa dan Sumatera Berpotensi Diguyur Hujan

Sabtu, 01 Nov 2025, 07:15 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah kota berpotensi mengalami hujan beragam intensitas pada awal November, termasuk kota-kota besar di Jawa dan Sumatera.

Prakirawan BMKG, Miftah Ali dalam prakiraan cuaca daring diikuti dari Jakarta, Sabtu, menyampaikan cuaca berawan tebal diprediksi dialami wilayah Banda Aceh, Jambi, Bengkulu, Palembang dan Bandar Lampung.

Ket. Foto: BMKG rilis prakiraan cuaca terbaru: hujan akan melanda beberapa kota besar di Indonesia pada awal November. — Sumber: Antara Foto

Ali menjelaskan untuk wilayah lain di Sumatera, hujan ringan diprakirakan turun di wilayah Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang dan Padang serta hujan petir di Pangkalpinang.

"Di Pulau Jawa, hujan ringan diprakirakan terjadi di Kota Surabaya, hujan sedang di Yogyakarta dan Serang. Serta waspadai hujan petir yang diprakirakan terjadi di Jakarta, Bandung dan Semarang," katanya.

Dalam periode hari ini, BMKG memprediksi cuaca cerah berawan di wilayah Kupang dan hujan ringan untuk daerah Denpasar dan Mataram.

Sementara di Pulau Kalimantan, katanya, hujan ringan berpotensi dialami warga yang berada di wilayah Samarinda dan Palangka Raya, serta terdapat potensi hujan disertai petir di Tanjung Selor, Pontianak dan Banjarmasin.

Untuk Sulawesi, diprakirakan cuaca berawan di wilayah Kendari dan Makassar. BMKG juga memprakirakan potensi hujan ringan di Gorontalo dan Palu serta hujan disertai petir di Manado dan Mamuju.

Di wilayah Indonesia timur, Ali mengatakan BMKG memprediksi cuaca berawan tebal di Ternate dan Ambon. Terdapat pula potensi hujan intensitas ringan di Sorong, Manokwari, Nabire dan Jayawijaya, serta hujan sedang di Merauke dan Jayapura.

Dia menjelaskan BMKG memprakirakan temperatur maksimum di sejumlah wilayah, termasuk potensi 31 sampai 34 derajat Celcius di Pontianak, Denpasar dan Kupang.

"Bagi yang tinggal di Denpasar, Mataram, Kupang, Pontianak dan sekitarnya waspadai terhadap suhu berkisar antara 31 hingga 34 derajat Celcius," ujarnya.

BMKG prakirakan hujan disertai petir terjadi di Jakarta Sabtu siang

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan disertai petir akan terjadi di beberapa wilayah Jakarta pada Sabtu siang. 

Kondisi cuaca tersebut terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Sementara, Kota Jakarta Utara diguyur hujan sedang dan hujan ringan diprediksi terjadi di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Kondisi hujan berlanjut hingga Sabtu sore, dengan sejumlah wilayah diprediksi mengalami hujan ringan yakni Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.

Sementara, untuk Kabupaten Kepulauan Seribu akan diselimuti awan tebal di sore hari.

Beranjak ke malam hari, hujan ringan diperkirakan masih mengguyur Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Sementara, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara diprediksi berawan lalu Jakarta Timur serta Kepulauan Seribu diperkirakan akan diselimuti awan tebal di Sabtu malam.

Selanjutnya, pada Minggu pagi, seluruh wilayah di DKI Jakarta akan diselimuti awan tebal.

Suhu di DKI Jakarta diperkirakan berkisar antara 24 hingga 29 derajat Celcius.

BMKG keluarkan peringatan banjir rob di pesisir Jakarta awal November

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan banjir pesisir atau rob, yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah utara DKI Jakarta dari 3 November hingga 12 November 2025.

Laman Instagram BMKG @infobmkg di Jakarta, Sabtu, menyebutkan bahwa potensi banjir rob ini terjadi akibat adanya fenomena fase Perigee dan bulan purnama pada Rabu (5/11/2025).

Fenomena tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum dan berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut.

Banjir rob ini berpotensi terjadi pesisir Kamal Muara, Kapuk Muara, dan Pluit.

Kemudian, pesisir Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, Muara Angke, dan Penjaringan.

BMKG juga mengingatkan potensi banjir pesisir secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir pantai seperti aktivitas bongkar muat pelabuhan, pemukiman pesisir serta tambak garam dan perikanan.

"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," 

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.