Pergerakan IHSG Tetap Fluktuatif, 31 Oktober 2025

Jumat, 31 Okt 2025, 09:10 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ber­potensi melanjutkan tren positif pada perdagangan ak­hir pekan ini, seiring sentimen optimistis dari rilis kinerja emiten dan stabilitas ekonomi domestik. Namun, investor perlu mewaspadai potensi pullback jangka pendek yang dipicu oleh aksi profit taking setelah pe­nguatan beruntun dalam beberapa sesi terakhir.

Dalam riset hariannya, Phintraco Sekuritas melihat pergerakan IHSG tetap fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas, seiring upaya pasar mencari keseimbangan antara momentum po­sitif dan tekanan teknikal. Tim riset mengungkapkan IHSG berpotensi menguji level 8.250, namun berpotensi rentan pullback jangka pendek karena profit taking menjelang ak­hir pekan dan menguji MA20 di 8.153.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Karenanya, Phintraco memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (31/10), bergerak di kisaran 8.150-8.250 dengan kecenderungan menguat.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/10) sore, ditutup menguat 17,84 atau 0,22 persen ke po­sisi 8.184,06 di tengah pelemahan mayoritas bursa kawasan Asia. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,22 poin atau 0,03 persen ke posisi 836,94.

“Ketua The Fed Jerome Powell gagal meyakinkan pasar dengan mengatakan bahwa tidak ada kepastian mengenai pemangkasan suku bunga di Desember 2025,” sebut Tim Ri­set Phillips Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, The Fed memangkas suku bunga acuan 25 bps periode Oktober 2025 atau sesuai ekspektasi pasar, dan mengumumkan akan kembali melakukan pem­belian terbatas surat utang pemerintah AS. Di sisi lain, Gu­bernur The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa peluang pemangkasan suku bunga lanjutan pada Desember 2025 belum dapat dipastikan.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.