Kajati Siswanto Lantik Pejabat Baru di Kejati Jateng, Wujudkan Penegakan Hukum yang Profesional dan Berkeadilan

Kamis, 30 Okt 2025, 15:58 WIB

SEMARANG – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Dr. Siswanto, SH, MH menegaskan pentingnya profesionalisme, sinergi lintas bidang, dan komitmen untuk mendukung program prioritas pemerintah, terutama dalam penegakan hukum dan pembangunan nasional.

Pesan ini disampaikan dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Asisten, Koordinator, serta 23 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di lingkungan Kejati Jawa Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/10).

Ket. Foto: Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Dr. Siswanto, SH, MH lantik pejabat baru di lingkungan Kejati Jawa Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/10). — Sumber: koran jakarta/dok

Dalam sambutannya, Kajati menegaskan bahwa seluruh pejabat yang baru dilantik harus bekerja sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Para Kajari harus melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai kewenangan, tugas, dan fungsinya masing-masing, sebagaimana diatur dalam undang-undang. Semua harus berorientasi untuk mendukung Asta Cita Presiden,” ujar dia.

Salah satu pejabat yang dilantik adalah Edy Winarko, SH, MH, yang kini menjabat Asisten Intelijen Kejati Jawa Tengah.

Sebelumnya, ia menjabat Kasubdit Pengamanan Pembangunan Infrastruktur, Pengairan, Pertanian, dan Kelautan pada Direktorat Pengamanan Pembangunan Strategis Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI.

Selain itu, Muklis, SH, MH juga resmi dilantik sebagai Asisten Bidang Pemulihan Aset Kejati Jawa Tengah, bidang baru yang diharapkan menjadi penggerak optimalisasi pengelolaan dan pengembalian aset negara secara transparan dan akuntabel.

Kajati Siswanto menekankan bahwa dukungan Kejaksaan terhadap Asta Cita dapat diwujudkan melalui program-program konkret yang langsung menyentuh masyarakat.

“Kita akan mengoptimalkan program Jaga Desa, Restorative Justice, serta mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan hukum terhadap kegiatan pertanian dan koperasi. Pendampingan ini penting agar kegiatan ekonomi masyarakat berjalan sesuai aturan,” ungkapnya.

Dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM), Kajati juga menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.

“Pembinaan SDM sudah ada standarnya. Kita dorong teman-teman yang ingin melanjutkan pendidikan atau mengikuti diklat agar semakin profesional,” jelasnya.

Kepada para Kajari yang baru dilantik, Kajati berpesan agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan membangun koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah.

“Segera sesuaikan diri dengan situasi dan kondisi setempat. Bina koordinasi dengan komunitas lokal agar hubungan di daerah menjadi harmonis dan tidak menimbulkan permasalahan,” pesannya.

Kajati juga meminta para asisten dan koordinator di Kejati untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan guna menjamin kinerja yang profesional dan terukur.

“Lakukan review terhadap kinerja masing-masing bidang, identifikasi kekuatan dan kelemahan, lalu rumuskan strategi kerja yang selaras dengan kebijakan pimpinan,” tegasnya.

Secara khusus, Siswanto menyoroti peran Bidang Pemulihan Aset yang baru dibentuk agar menjadi ujung tombak dalam pengelolaan aset negara.

“Saya minta proses pemulihan aset dilakukan secara transparan, akuntabel, dan terstruktur. Ini bagian dari komitmen Kejaksaan untuk membangun kepercayaan publik,” tandasnya.

Menutup arahannya, Kajati menegaskan pentingnya konsolidasi dan kerja kolektif di seluruh jajaran.

“Kita harus ‘belanja masalah’ agar arah kerja ke depan lebih terarah dan berdampak. Reformasi birokrasi di Kejaksaan harus nyata, bukan hanya administratif,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut menandai penyegaran organisasi Kejati Jawa Tengah dalam rangka memperkuat efektivitas penegakan hukum, memperkuat koordinasi lintas bidang, serta memastikan Kejaksaan hadir sebagai institusi yang profesional, modern, dan berintegritas.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.