Pemprov Banten Libatkan Mahasiswa dalam Pengambilan Kebijakan, Suara Generasi Muda Makin Diperhitungkan.
Sabtu, 13 Jun 2026, 18:45 WIBPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggandeng kalangan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam mengawal program pembangunan daerah serta merumuskan kebijakan publik yang berdampak bagi masyarakat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten Novriyadi Purwansyah dalam keterangannya di Serang, Sabtu, mengatakan mahasiswa memiliki peran penting sebagai aset bangsa dan agen perubahan di tengah perkembangan era digital serta persaingan global.
"Forum seperti ini bukan sekadar seremoni pelantikan organisasi kemahasiswaan, tetapi juga menjadi ruang dialog, ruang intelektual, dan ruang kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah dalam membangun Provinsi Banten yang semakin maju," kata Novriyadi.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu periode 2026-2027 di Gedung Universitas Serang Raya (Unsera), Kota Serang.
Novriyadi mendorong mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengkritik, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengatakan salah satu fokus pembangunan yang dapat dikawal bersama adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan.
Menurut dia, saat ini Pemprov Banten menjalankan Program Sekolah Gratis bagi 60.705 siswa sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sekolah khusus (SKh) swasta, serta memperluas akses Sekolah Rakyat bagi masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah.
Sementara itu, Koordinator Umum Aliansi BEM Banten Bersatu Suci Indah Lestari menyatakan konsolidasi mahasiswa lintas kampus menjadi kekuatan moral untuk mengawal pembangunan secara objektif, independen, dan konstruktif.
"Konsolidasi ini adalah bukti bahwa mahasiswa Banten siap mengambil peran strategis. Kami tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi sebagai kekuatan perubahan yang akan terus mengawal, mengkritisi, dan memberikan solusi terhadap kebijakan pemerintah," kata Suci.
Ia menambahkan berbagai gagasan yang dihasilkan melalui diskusi mahasiswa akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan strategis dan disampaikan secara resmi kepada Pemprov Banten sebagai bentuk kontribusi intelektual mahasiswa terhadap pembangunan daerah.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Gerakan Warga Jadi Penopang Utama Kedamaian Jogja
-
Denpasar Terapkan Tipiring Sampah Bertahap, Edukasi Didahulukan
-
Ligue 1 Prancis: Lens Tumbang Dramatis, PSG Berpeluang Rebut Kembali Puncak Klasemen
-
Pelatih Flick Percaya Langkah Barcelona Dalam Daftarkan Gelandang Serang Dani Olmo
-
Pemprov DKI Gandeng Kemenkeu, Buka Beasiswa LPDP Jakarta untuk Warga dan Anak Betawi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.