Junta akan Gelar Pemilu Tahap Kedua pada Januari

Kamis, 30 Okt 2025, 02:31 WIB

YANGON - Pemerintah militer Myanmar akan menyelenggarakan tahap kedua dari pemilihan umum multi-tahapnya pada 11 Januari, kata media pemerintah pada Rabu (29/10), sebuah pemungutan suara yang dianggap sebagai sandiwara oleh negara-negara Barat, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan kelompok hak asasi manusia.

Myanmar telah meng­ala­mi kekacauan politik sejak militer merebut kekuasaan dalam kudeta tahun 2021, menggulingkan pemerintahan sipil yang dipimpin oleh peraih Nobel Aung San Suu Kyi dan memicu perlawanan bersenjata nasional.

Ket. Foto: Persiapan PemiluI Anggota KPU Myanmar sedang memperagakan penggunaan mesin pemilihan suara di Naypyidaw pada awal September lalu. Pada Rabu (29/10), pemerintah militer Myanmar menyatakan akan menyelenggarakan tahap kedua pemilu pada 11 Januari mendatang. — Sumber: AFP

Puluhan partai prodemokrasi telah dilarang atau menolak untuk berpartisipasi dalam pemilu, yang diakui oleh pemimpin junta, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, tidak akan diadakan secara nasional.

“Tahap kedua akan diadakan dua pekan setelah tahap pertama pada tanggal 28 Desember, dan mencakup 100 kotamadya di seluruh negeri, termasuk beberapa di Yangon, ibu kota komersial dan kota terbesar Myanmar,” lapor media pemerintah.

Kelompok negara-negara Asia tenggara yang beranggotakan 11 negara mengakui pada pertemuan tahunannya bahwa mereka tidak dapat menghentikan pemilihan umum mendatang di Myanmar, tetapi para menteri luar negerinya menginginkan agar pemilihan tersebut berlangsung adil dan ­inklusif.

Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin Suu Kyi dan 39 partai lainnya dibubarkan oleh komisi pemilihan umum yang dibentuk junta dua tahun lalu karena gagal mendaftar untuk pemilu.

Undang Media Asing

Sementara itu otoritas pemilu pada Rabu menyatakan bahwa media internasional akan diizinkan meliput pemilu mendatang yang dijalankan junta Myanmar dan undangan ini tampaknya bagian dari proses klaim mereka bahwa mereka sanggup menyelenggarakan pemilu yang bebas dan adil.

Komisi Pemilihan Umum yang dikuasai junta militer mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa media berita lokal dan internasional akan diizinkan untuk meliput pemilu tersebut, yang akan berlangsung secara bertahap selama beberapa pekan.

“Kementerian Informasi yang dikelola junta militer akan memeriksa dan menyetujui organisasi media internasional yang memenuhi syarat,” demikian bunyi pemberitahuan di surat kabar pemerintah The Global New Light of Myanmar.

Tidak jelas proses apa yang akan dilakukan dan outlet media mana yang akan disetujui untuk mengakses negara yang sebagian besar terputus oleh kudeta militer.

Lanskap media Myanmar berkembang pesat selama satu dekade masa pencairan demokrasi, dengan munculnya sejumlah outlet domestik baru dan masuknya jurnalis asing. Namun sejak militer mengambil alih kekuasaan, banyak dari outlet tersebut tutup, pindah ke daerah yang dikuasai pemberontak atau beroperasi dari pengasingan di negara tetangga Thailand. AFP/ST/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Serena Williams dan Carlos Alcaraz Tersingkir di Perempat Final Ganda Campuran US Open

Pemprov DKI Perluas Transplantasi Karang di Empat Pulau Kepulauan Seribu

PKL Dilarang Jualan di Bahu Jalan Kramat Jati, Pemkot Jaktim Bertindak Tegas!

Liga Champions: Gila! Celtic Buang Keunggulan 4 Gol, LASK Lakukan Comeback Fantastis

Peserta Muktamar NU Akan Menggunakan Kartu Berbasis Cip untuk Akses ke Arena

100 CCTV Dipasang di Sekitar Lokasi Muktamar NU Ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas

Permintaan Tinggi Disertani Mahalnya Pakan, Kerek Harga Ayam di Temanggung

Berikut 14 Lokasi Samsat Keliling di Jadetabek yang Tersedia pada Rabu (26/8)

UMKM Jayapura Terbantu Perayaan Festival Danau Sentani yang Jadi Magnet Turis

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Jakarta Cerah pada Rabu Pagi

Gelandang Manchester United Bruno Fernandes Sabet Gelar Pemain Terbaik PFA Musim 2025/2026

Warga Jadikan Telur sebagai Lauk Alternatif di Tengah Kenaikan Harga Pangan

Supercar Listrik China Mulai Menggila, Bos Lamborghini Justru Beri Pernyataan Mengejutkan

Permintaan Tinggi, Harga Telur Pun Ikut Naik di Gorontalo

Produksi Kopi Terus Dikembangkan Pemkot Sawahlunto

Kemarau Panjang Ancam 800 Ha Tanaman Padi di Tanah Bumbu, Kalsel

Bangkalan dan Probolinggo Repot Air Bersih, Pemkab Mulai Menyalurkan Bantuan

Manchester United Siapkan Tiga Rekrutan Lagi, Carlos Baleba Segera Merapat

Pelatih Fokus Benahi Penyelesaian Akhir dan Mentalitas Pemain PSIM Yogyakarta

Tahun 2026 Ini Pemprov Maluku Tingkatkan Status Lima Rumah Sakit Tipe D Menjadi Tipe C

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.