48 Pelaku Usaha Kuliner Lolos Tahap Kurasi Demoday FSI
Kamis, 30 Okt 2025, 17:48 WIBJAKARTA - Kementerian Pariwisata menyebut sebanyak 48 pelaku usaha berhasil lolos tahap kurasi dan berhak mengikuti pendampingan dalam Demoday Food Startup Indonesia (FSI) yang berlangsung pada 29â31 Oktober 2025 di Hotel Movenpick, Jakarta.
âMelalui program ini kami juga ingin menanamkan jiwa kewirausahaan kepada para peserta. Para mentor akan berbagi strategi pengembangan usaha melalui inovasi sekaligus membekali peserta dengan kemampuan menghadapi tantangan di masa depan," kata Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar Rizki Handayani Mustafa saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Kamis (30/10).
Rizki mengatakan acara itu merupakan sebuah program berkelanjutan yang memberikan kesempatan bagi pelaku usaha kuliner untuk naik kelas melalui pengembangan kualitas produk serta perluasan akses pasar dan pembiayaan.
Selama tiga hari kegiatan, para peserta mendapatkan bimbingan dari mentor profesional yang berpengalaman di industri kuliner, mencakup pengelolaan bisnis, strategi pengembangan produk, hingga peningkatan daya saing.
Dari seluruh peserta, nantinya akan terpilih 10 finalis yang akan mendapatkan kesempatan melakukan final pitching di hadapan calon investor, pakar industri, jaringan pasar internasional, serta mitra strategis lainnya.
Melalui keseluruhan rangkaian kegiatan, para peserta diharapkan dapat memaksimalkan potensi permodalan dan kolaborasi lintas sektor untuk membuka peluang kerja sama dalam mendorong pertumbuhan bisnis. Pada akhirnya, program ini diharapkan turut memperkuat ekosistem wisata kuliner sebagai daya tarik wisata yang berkelanjutan.
Selain memperluas jaringan pasar dan akses pembiayaan, Rizki juga menekankan pentingnya kekuatan narasi atau storytelling dalam produk kuliner. Menurutnya, kekuatan cerita di balik produk mampu memperkuat daya tarik emosional konsumen terhadap kuliner lokal.
âKita tahu bahwa gastronomi merupakan salah satu pilar penting sektor pariwisata, yang didukung kekayaan cita rasa, keragaman bahan lokal, dan narasi budaya. Karena itu, ke depan kita akan terus mengaitkan produk kuliner dengan karakter dan cerita budaya lokal,â katanya.
Rizki juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang berkolaborasi dalam penyelenggaraan FSI 2025, antara lain Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, SMESCO, Bank Indonesia, Indonesia Gastronomy Network (IGN), serta Ultima Rasa Akselerasi.
Asdep Pengembangan Usaha dan Akses Permodalan Kemenpar sebagai penyelenggara kegiatan juga mendapat dukungan dari Asdep Manajemen Industri Kemenpar, dan Asdep Manajemen Investasi Kemenpar.
âKe depan, semangat ini harus terus dikembangkan. FSI harus menjadi wadah menuju kemandirian dan kejayaan produk-produk kuliner Indonesia agar mampu bersaing di kelas global,â katanya. Ant
- Kuliner Indonesia
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Kompetisi Menu Steak HOLYCOW! Berhadiah Rp20 Juta dan Kursus Kuliner Internasional
-
Harga Minyak Serai Kembali Stabil, Petani Terdampak Bencana Mulai Bernapas
-
Serabi Kalibeluk, Kuliner Legendaris Khas Batang dari Zaman Kerajaan Mataram Islam
-
Niclas Fullkrug Bawa AC Milan Kalahkan Lecce 1-0
-
Sekretariat Wakil Presiden Gelar Dialog Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat UMKM Perempuan
-
PAM Jaya Mau Mengunduh Air dari Udara dan Menekan Mikroplastik
-
Pemprov Jateng Jemput Warganya di Taman Mini untuk Mudik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.