- Home
-
- Megapolitan
-
- Luapan Kali Ciliwung Renda...
Luapan Kali Ciliwung Rendam Enam Kelurahan di Jakarta
Rabu, 29 Okt 2025, 16:33 WIBJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat enam kelurahan di Jakarta terdampak banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah ibu kota pada Selasa (28/10) dan menyebabkan Kali Ciliwung meluap.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari di Jakarta, Rabu (29/10), mengatakan bahwa banjir berdampak pada sedikitnya 584 kepala keluarga atau 1.825 jiwa warga di enam kelurahan.
BNPB mengkonfirmasi keenam kelurahan yang terdampak meliputi Bidara Cina, Kampung Melayu, Balekambang, Cawang, Cililitan, dan Pejaten Timur dengan ketinggian muka air dilaporkan bervariasi antara 40 - 100 centimeter.
Menurut Abdul, tim dari BPBD DKI Jakarta bersama unsur terkait menurunkan personel untuk melakukan pemantauan di lapangan serta memastikan aliran air berjalan normal. Upaya penyedotan genangan dan pembersihan tali-tali air juga terus dilakukan untuk mempercepat genangan banjir surut.
Selain itu, kata dia, petugas juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada warga terdampak serta menyiagakan pos pengungsian bila kondisi air kembali meningkat.
BNPB terus memantau kondisi hidrometeorologi di wilayah Jabodetabek mengingat curah hujan yang masih berpotensi tinggi pada pekan ini, dan terutama masyarakat di daerah yang berada di bantaran sungai diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Abdul mengingatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan instansi teknis dalam menjaga kebersihan saluran air serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi selama masa peralihan musim.
Sebelumnya, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan memastikan banjir luapan Sungai Ciliwung yang sempat merendam 20 rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan dan Timur, telah surut.
âPada pukul 13.45 WIB, seluruh banjir di wilayah DKI Jakarta sudah surut,â katanya.
Yohan mengatakan bahwa hujan yang melanda Jakarta dan sekitarnya sempat mengakibatkan 20 RT di bantaran Sungai Ciliwung terendam banjir pada Selasa pagi.
Namun, kata dia, berkat upaya kolaborasi yang dilakukan oleh petugas terkait dengan mengerahkan personel berikut peralatan pendukung seperti pompa portabel membuat penanganan banjir semakin cepat. "Kolaborasi antar instansi dan masyarakat membuat penanganan banjir semakin cepat," ujarnya.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengatakan sebanyak 20 rukun tetangga (RT) di Jakarta pada Selasa pagi terendam banjir akibat meluapnya Sungai Ciliwung. "Banjir merendam 20 RT di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur," kata Yohan.
Menurut dia, hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan kenaikan debit air di Bendung Katulampa sehingga berstatus waspada/siaga 3 pada Senin (27/10) pukul 19.00 WIB.
Kemudian, lanjut dia, Pos Pantau Depok berstatus waspada/siaga 3 pada Senin (27/10) pukul 21.00 WIB sehingga menyebabkan banjir pada sejumlah daerah di Jakarta.
- Terendam Banjir
- Luapan Kali Ciliwung
- Enam Kelurahan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Wali Kota Kupang: Renovasi Masjid Al-Muttaqin Simbol Toleransi
-
Senator Meminta Pemerintah untuk Segera Mengalokasikan Anggaran Penanganan Kusta di Papua Barat
-
Errani–Vavassori Pertahankan Gelar Ganda Campuran US Open
-
Program Makan Bergizi Gratis Bisa Butuh Anggaran Lebih dari Rp 300 Triliun pada 2026
-
Konflik Bergolak di Perbatasan Pakistan-Afghanistan, PBB Pantau dengan Penuh Kekhawatiran
-
Juventus dan Adidas Perpanjang Kemitraan Hingga 2037 Senilai €408 Juta
-
Strategi Baru Menkeu! Setelah Himbara, Kini Giliran Bank Daerah Kebanjiran Dana Pemerintah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.