Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tantangan yang Dihadapi Pemuda pada Masa Kini Menurut Menbud Fadli Zon

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 10:36 WIB | Oleh:
Tantangan yang Dihadapi Pemuda pada Masa Kini Menurut Menbud Fadli Zon Doc: Antara
Ket. Menbud Fadli Zon saat ditemui usai Upacara Sumpah Pemuda ke-97 di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini adalah berkaitan dengan nilai kecintaan akan negara Indonesia.

"Menurut saya nilai-nilai tentang kesadaran nasional kita, kecintaan kita kepada tanah air, tanah pusaka kita, kesadaran tentang bangsa kita ini hanya bisa kokoh, bisa selalu tegar kalau kita ini bersatu," kata Fadli saat ditemui usai Upacara Sumpah Pemuda ke-97 di Jakarta, Selasa.

Ia pun mengungkapkan adanya perpecahan negara besar yang akhirnya mengalami disintegrasi, hingga konflik yang berujung menyebabkan kondisi yang sulit bagi rakyat. Karenanya, ia menyerukan agar pemuda Indonesia juga dapat mengilhami semangat Sumpah Pemuda yang bertujuan menyatukan bangsa.

"Yang susah itu adalah rakyatnya sendiri jadi saya kira nilai-nilai itu sangat penting nilai semangat juang dari Sumpah Pemuda ini," tambah dia.

Selain itu, kekayaan warisan budaya Indonesia yakni bahasa Indonesia mampu mempersatukan keragaman yang ada di Indonesia.

"Kita ini punya 718 bahasa tapi hanya dengan bahasa Indonesia kita bisa berkomunikasi satu sama lain jadi bahasa ini penting menyatukan, merajut, menjahit perbedaan-perbedaan kita jadi saya kira inilah nilai-nilai yang kita harapkan terus ke depan, jangan take it for granted tapi kita harus resapi," tegasnya.

Lebih jauh, ia juga menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam sektor kebudayaan.

"Untuk kita sekarang perjuangan kita lebih kompleks dulu kita mempunyai musuh yang sama yaitu imperialisme, kolonialisme sekarang tantangan-tantangan kita adalah bagaimana setelah kita merdeka ini memajukan bangsa kita dan di bidang kebudayaan tentu memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia seperti amanat konstitusi pasal 32 ayat 1," katanya lagi.

Namun demikian, tantangan ini menurutnya telah menjadi fokus dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Inilah yang sedang dilaksanakan oleh pemerintahan di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto bagaimana ada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan ini terkait juga dengan pemenuhan melawan kemiskinan, melawan kebodohan, melawan stunting. Jadi kita harus menjadi negara yang maju negara yang rakyatnya sejahtera, adil, makmur," tutup Fadli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.