Kota Mataram Dinyatakan Bebas Status Darurat Sampah

Minggu, 26 Okt 2025, 15:53 WIB

Mataram -- ota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dinyatakan bebas dari status darurat sampah berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup Nomor 2567 Tahun 2025 tentang Daerah dengan Kedaruratan Sampah.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, di Mataram, Minggu, mengatakan keputusan itu menandai berakhirnya masa darurat yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup (LH).

Ket. Foto: Seorang petugas kebersihan di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, sedang menyapu trotoar di Jalan Pejanggik, memastikan kawasan tersebut tetap bersih. Minggu (26/10). — Sumber: ANTARA/Nirkomala

"Pencabutan status darurat sampah sebagai hasil kerja kolektif yang harus dijaga bersama sekaligus menjadi tantangan untuk terus menjaga dan merawat kota yang nyaman, aman, dan bersih," katanya.

Di sisi lain, wali kota mengatakan, keberhasilan Mataram keluar dari status darurat sampah menjadi bukti nyata hadirnya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sandubaya yang menjadi pengelolaan sampah modern pertama di Provinsi NTB.

Selain itu, kolaborasi dan dukungan Pemerintah Provinsi NTB melalui penyediaan pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan berupa insinerator sebagai solusi jangka pendek mengurangi volume timbunan sampah.

Seiring dengan itu, lanjutnya, edukasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat guna mengurangi dan memilah sampah dari sumber sampah tetap terus dilakukan secara berkelanjutan.

"Keterpaduan berbagai upaya pendekatan itu menjadi langkah nyata dan sistematis yang menjadi bukti bahwa Mataram terus berbenah menuju masa depan yang bersih dan berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi menegaskan bahwa kolaborasi menjadi faktor penentu dalam keberhasilan tersebut.

Selain itu, meningkatnya kesadaran warga untuk memilah dan mengolah sampah secara mandiri memberikan dampak besar terhadap kebersihan kota.

"Kami bersyukur bisa keluar dari status darurat sampah yang ditetapkan kementerian sebagai hasil kolaborasi semua pihak," katanya.

Ia mengatakan, pembenahan sistem pengelolaan sampah dilakukan secara bertahap dengan pendekatan yang lebih modern. Program seperti Maggot Center, pembangunan TPST Modern Sandubaya, serta penggunaan mesin insinerator menjadi solusi nyata dalam mengurangi timbunan sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA).

"Melalui sistem yang lebih efisien, volume sampah yang terbuang tanpa pengolahan kini jauh berkurang sehingga memperpanjang umur TPA dan menjaga kualitas lingkungan tetap baik," ujarnya.

Namun, lanjutnya, tantangan berikutnya adalah mempertahankan status bebas darurat sampah tersebut. Untuk itu, diharapkan partisipasi masyarakat tetap tinggi agar kebersihan kota dapat terus terjaga.

"Pencapaian bukan akhir, melainkan awal dari komitmen baru untuk menjadikan Mataram sebagai kota yang benar-benar bersih secara berkelanjutan," katanya.

Denny menambahkan, hingga saat ini tercatat 336 daerah di Indonesia masih menyandang status darurat sampah. Di Provinsi NTB, hanya Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Timur yang telah berhasil keluar dari daftar tersebut.

  • kota mataram

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.