Menag: Kehadiran Ditjen Pesantren Dorong Pesantren Jadi Pusat Inovasi dan Ekonomi Umat
Sabtu, 25 Okt 2025, 08:51 WIBJAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar meyakini kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren akan mendorong lembaga pendidikan tertua di Indonesia tersebut bertransformasi menjadi pusat inovasi, pemberdayaan ekonomi, hingga peradaban.
"Inilah wajah baru pesantren Indonesia. Bukan hanya pusat ilmu dan dakwah, tetapi juga pusat inovasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," ujar Menag dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (25/10).
Pernyataan Menag tersebut disampaikan pada malam puncak peringatan Hari Santri yang diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.
Kemenag mencatat terdapat 42.369 pesantren yang tersebar di seluruh Nusantara, dengan jutaan santri yang belajar hingga 2025. Kondisi ini menunjukkan bahwa pesantren sudah menjadi sebuah ekosistem besar dalam pembangunan.Â
"Ini bukan sekadar angka, melainkan bukti betapa pesantren telah menjadi ekosistem besar pembangunan manusia Indonesia seutuhnya," kata Menag.
Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatiannya dan keberpihakannya ke dunia pesantren.
"Di bawah kepemimpinan beliau, berbagai program yang menyentuh kepentingan pesantren terus mendapatkan penguatan, termasuk persetujuan pembentukan Ditjen Pesantren di Kemenag,â kata dia.
Menag menegaskan pembentukan Ditjen Pesantren merupakan amanah besar. Amanah ini diharapkan akan semakin memperkuat tata kelola dan pelayanan pemerintah terhadap pesantren di seluruh Indonesia.Â
"Kami berkomitmen, dengan terbentuknya Direktorat Jenderal Pesantren, layanan negara bagi pesantren akan semakin cepat, tepat, dan berdampak," ujarnya.
Menag juga menerangkan peran Kemenag dalam mendukung kesejahteraan santri melalui program-program sosial dari Pemerintah.
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) juga telah dirasakan manfaatnya oleh jutaan santri.
"Program-program ini menunjukkan bagaimana negara hadir untuk memastikan santri tumbuh sehat, kuat, dan bersemangat dalam menuntut ilmu serta berkontribusi bagi bangsa," kata Menag.
- Ditjen Pesantren
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Kunjungan Wisatawan ke Biak Numfor 62.701 Orang
-
Gubernur: Belum Memikirkan Relokasi Korban Kebakaran Penjaringan
-
Kabar Gembira di Hari Santri 2025! Presiden Prabowo Restui Pembentukan Ditjen Pesantren
-
Synthesis Development Luncurkan Tipe Hunian Baru di Aksara Homes
-
Mongolia Lirik Indonesia, Tertarik Ekspor Wol dan Produk Tekstil
-
Mahasiswa UMM Berhasil Ciptakan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.