Menlu Sugiono Pastikan Presiden Prabowo Hadiri KTT ASEAN di Kuala Lumpur

Jumat, 24 Okt 2025, 09:40 WIB

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26-28 Oktober, kata Menteri Luar Negeri Sugiono, Kamis (23/10).

Presiden Prabowo diperkirakan akan berangkat dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta pada Sabtu, 25 Oktober. "Presiden kemungkinan akan berangkat sehari sebelum KTT," kata Sugiono kepada wartawan di luar Istana Merdeka.

Ket. Foto: Menlu RI Sugiono menjawab pertanyaan wartawan di luar Istana Merdeka, Kamis (23/10). — Sumber: Antara

Pada pertemuan puncak tahunan tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pandangan Indonesia tentang penguatan peran ASEAN di tengah dinamika global yang terus berubah.

“Ini tentang meningkatkan relevansi ASEAN, terutama dalam situasi saat ini,” kata Sugiono.

Presiden Prabowo akan didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan kemungkinan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

KTT ASEAN ke-47 akan menampilkan 25 pertemuan tingkat tinggi yang membahas isu-isu utama seperti kerja sama ekonomi regional, transisi energi bersih, dan penggunaan energi nuklir secara damai.

Para pemimpin juga diharapkan membahas sikap ASEAN terhadap konflik di Gaza dan secara resmi menerima Timor-Leste sebagai anggota ke-11 blok tersebut.

Sebagai ketua ASEAN tahun ini, Malaysia akan menggelar 14 pertemuan para pemimpin dan enam sesi tingkat menteri. Diskusi tersebut akan mencakup perdagangan inklusif, keberlanjutan iklim, dan pengembangan ekonomi digital regional.

Di tingkat menteri, beberapa kesepakatan telah dicapai, termasuk rencana jaringan listrik regional terpadu yang dapat memungkinkan penggunaan energi nuklir secara damai.

Di luar agenda utama, ASEAN telah mengundang negara-negara mitra dan pemimpin dari luar blok, termasuk Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, yang mengunjungi Jakarta dari tanggal 22 hingga 24 Oktober.

Sebelumnya, dalam pidatonya menandai Hari ASEAN 2025 di Jakarta pada Jumat, 8 Agustus, Menteri Luar Negeri Sugiono menekankan pentingnya ASEAN tetap netral dan kredibel di tengah meningkatnya persaingan, fragmentasi ekonomi global, dan melemahnya hukum internasional.

Ia mengatakan kekuatan kelompok itu terletak pada independensi dan kredibilitasnya sebagai aktor regional yang netral dan inklusif.

Ia menegaskan kembali prinsip-prinsip inti ASEAN berdasarkan Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama - penyelesaian sengketa secara damai, tidak adanya campur tangan, dan saling menghormati - dan mendesak kemajuan pada Kode Etik Laut Tiongkok Selatan sejalan dengan Konvensi PBB tahun 1982 tentang Hukum Laut.

Didirikan pada tahun 1967, ASEAN saat ini beranggotakan 10 negara. Timor-Leste siap bergabung sebagai anggota penuh pada pertemuan puncak di Kuala Lumpur.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.